Beranda Wilayah Pembangunan Jalan Telan Anggaran 5 Milyar, Baru Beberapa Bulan Sudah Rusak

Pembangunan Jalan Telan Anggaran 5 Milyar, Baru Beberapa Bulan Sudah Rusak

442
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID | LEBAK – Dikarenakan kecewa pembangunan jalan yang beberapa bulan sudah rusak kembali, Warga Kecamatan Cigemblong lakukan aksi bentangkan spanduk dengan tulisan “Karak Babaraha Bulan Jalan Pasarkupa Lebak siuh Geus Ajur Deui Ampun Pamarentah” (Baru Beberapa bulan Jalan Pasarkupa Lebak Siuh sudah rusak kembali ampun Pemerintah). Aksi tersebut dilakukan di Jalur Pasarkupa Warung uyum, Kamis (28/05/2020).

Dikatakan Ridwan salah satu warga setempat hal tersebut dilakukan warga Cigemblong sebagai bentuk protes kepada pemerintah, lantaran jalan tersebut baru beberapa bulan sudah rusak kembali.

“Ini sebagai bentuk protes kami kepada pemerintah, warga Cigemblong menginginkan untuk segera di perbaiki. Saya merasa aneh kenapa jalan ini baru beberapa bulan saja sudah rusak kembali padahal anggaran yang di alokasikan untuk pembangunan jalan ini miliaran rupiah,” ujarnya.

Ditambahkan Ridwan, jalan tersebut satu-satunya akses perekonomian warga Cigemblong menuju Kecamatan Malingping, dan Kabupaten Lebak, sehingga kami minta agar segera diperbaiki.

“Kami mendesak kepada pemerintah untuk cepat tanggap dan segera di perbaiki, karena jalan tersebut jalan utama menuju daerah lainnya,” tegasnya.

Hal sama di katakan Lukmanul Hakim, aksi tersebut sengaja dilakukan tiada lain hanya keinginan masyarakat Cigemblong yang ditujukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Lebak untuk segera memperbaikinya.

“Kepada dinas terkait agar segera perbaiki, jangan sampai di perbaiki hanya di tambal pake batu krikil doang itu juga tidak tuntas,” ujar Aktivis mantan ketua Umum Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) ini.

Selain itu kata Lukman, anggaran yang di alokasikan bukan anggraan yang sedikit sebelumnya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler tahun 2019 sebesar Rp 3 milyar lebih, dan ditambah lagi anggaran dari APBD Kabupaten Lebak sebesar Rp 2 milyar lebih.

“Kami sebagai masyarakat Cigemblong merasa aneh anggaran sebesar itu di kemanakan, masa baru beberapa bulan sudah rusak parah seperti itu, Kami menilai dalam pelaksanaan pengerjaan jalan ini terkesan asal-asalan, masa anggaran yang begitu besar kualitas jalannya seperti ini,” tukasnya.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum Kepolisian, Kejaksaan untuk mengevaluasi dan mengusut terkait anggaran yang di alokasikan pada pembangunan jalan tersebut.

“Saya mendesak kepada aparat penegak hukum untuk mengevaluasi dan mengusut tuntas dalam pengalokasian anggaran ini, lantaran kualitas jalan ini sangat memprihatinkan, masa anggaran milyaran rupiah seperti ini,” tegas Lukman (Cex )