Beranda Berita Utama Jangan Percaya Isu Penutupan Pasar Malingping

Jangan Percaya Isu Penutupan Pasar Malingping

0

BHARATANEWS.ID|LEBAK _ Warga Kecamatan Malingping dihebohkan dengan beredarnya isu akan ditutupnya Pasar Malingping 3 – 7 hari ke depan, hal ini membuat resah dan panik para pedagang maupun warga karena khawatir kebutuhan sehari-hari tidak akan tersedia. Entah dari mana isu ini, karena sebenarnya yang ada hanya penutupan sementara sekitar 2 jam karena akan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh pihak Muspika Malingping.

Camat Malingping Cece Sahroni ketika dikonfirmasi menuturkan bahwa pihaknya bersama Puskesmas, Polsek dan Damkar akan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Malingping, bukan menutup pasar seperti isu yang beredar.

“Ya memang kami akan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Malingping, dan akan menutup sementara pasar malingping selama penyemprotan berlangsung, paling sekitar 2 jam, bukan menutup pasar selama 3-7 hari seperti isu yang beredar,” ujarnya ketika ditemui Bharatanews di kantor Kecamatan Malingping.

Dikatakannya, penyemprotan disinfektan ini atas inisiatif pihak Kecamatan Malingping seperti Satpol PP bersama jajaran lain Polsek, Puskesmas serta Polsek Malingping.

“Penyemprotan memang inisiatif kami bersama, bahan-bahan dan peralatan juga dari swadaya kami bersama, dan mudah-mudahan ke depan pihak Kabupaten Lebak pun dapat membantu,” terang Cece Sahroni.

Terpisah, Kades Malingping Selatan, Aceng Junaedi, menghimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai isu yang belum jelas kebenarannya.

“Kepada masyarakat maupun pedagang jangan mudah percaya terhadap isu yang beredar apalagi sampai panik dan resah, saya nyatakan bahwa penutupan pasar malingping 3-7 hari kedepan tidak benar atau hoax,” jelasnya.

Ditambahkannya, meskipun demikian kami himbau agar masyarakat tetap melakukan antisipasi terhadap Corona tapi jangan sampai resah dan panik berlebih.

“Informasi yang benar ialah, pasar malingping hanya akan ditutup sementara selama penyemprotan disinfektan berlangsung, karena mendengar informasi pasar ditutup sehingga ada yang sampai memborong dan belanja berlebih, ketakutan kebutuhan pangan sehari-hari tidak ada, masyarakat jangan panik dan resah, tetapi tetap waspada dan melakukan antisipasi Covid-19 Corona,” pungkasnya. (Cex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here