Beranda Berita Utama Hari Pahlawan Diperingati di Tiga Titik Secara Serentak

Hari Pahlawan Diperingati di Tiga Titik Secara Serentak

143
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID | MUNA – 10 November 2019 merupakan hari bersejarah bagi Indonesia. Pada tanggal tersebut Indonesia memperingati Hari Pahlawan secara nasional. Di Kabupaten Muna peringatannya diselenggarakan di tiga titik berbeda secara serentak pada, Minggu (10/11/2018) pagi hari.

Pertama, upacara tabur bunga di Pelabuhan Nusantara Raha. Ditempat ini, Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho bertindak sebagai Inspektur Upacara. Peringatan berikutnya diselenggarakan di Taman Makam Pahlawan Watopute. Pada upacara di TMP, Ketua DPRD Muna La Saemuna bertindak sebagai Inspektur upacara. Selanjutnya upacara pengibaran bendera merah putih yang berlangsung di Lapangan Upacara dan Bupati Muna LM. Rusman Emba sebagai Inspektur Upacara.

Menteri Sosial Republik Indonesia Juliarti P Batubara dalam sambutanya yang diucap Bupati Muna mengatakan bahwa peringatan Hari Pahlawan merupakan peristiwa bersejarah dalam merebut kemerdekaa Indonesia dari tangan penjajah. Peristiwa tersebut adalah pertempuran pada 10 November 1945. Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang dan pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Peristiwa itu mengingatkan pada generasi berikutnya bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak datang begitu saja, namun melalui perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri.

Dilanjutkan, jika dahulu semangat pengorbanan ditunjukan dengan tenaga, harta bahkan nyawa sekarang tidak lagi. Generasi berikutnya tidak perlu mengangkat senjata mengusir penjajah tetapi menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, memberi kemaslahatan bagi masyarakat dan mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan dengan aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI seperti menolong sesama yang terkena musibah dan tidak melakukan provokasi. Selain itu tidak menyebar berita hoax dan menghindari aksi anarkis. Pesan Mensos, jangan biarkan keutuhan NKRI yang dibangun dengan tetesan darah dan air mata secara sia-sia. Jangan biarkan tangan jahil merusak Persatuan dan kesatuan bangsa.