Beranda Bogor Kapolresta Bogor Mendukung Padjadjaran Cup Open Kapolresta Bogor Yang Ditenggarai Perguruan Silat...

Kapolresta Bogor Mendukung Padjadjaran Cup Open Kapolresta Bogor Yang Ditenggarai Perguruan Silat Padjadjaran

361
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Melalui Perguruan pencak Silat Padjajaran  , akan merayakan hari jadinya yang ke 91 yang bertepatan di bulan Desember 2019 mendatang, dalam rangka menyambut hari bersejarah tersebut, salah satu perguruan silat legendaris di tanah Pasundan ini akan menggelar turnamen Pencak Silat “Padjajaran Open” yang memperebutkan piala Kapolresta Bogor Kota.

Untuk menyambut dan mempersiapkan event tersebut, panitia dari perguruan silat Padjajaran mengadakan audiensi dengan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser  bertempat di aula kantor Polresta Bogor di Jalan Kapten Muslihat.

Dalam kesempatan tersebut, Putra Sungkawa, salah seorang panitia yang juga merupakan tokoh pencak silat Indonesia  menjelaskan mengenai persiapan kegiatan turnamen dan meminta kesediaan Kapolresta Bogor untuk berkenan memberikan piala bagi pemenang turnamen nanti.

“Sebagai salah satu perguruan silat yang ada di kota Bogor, kami sangat concern dengan kemajuan, perkembangan dan pembinaan olahraga sekaligus seni pencak silat ini, karena itu secara rutin kami menggelar kegiatan baik festival maupun turnamen pencak silat “, ujar Putra.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Bogor Kota mengatakan, dirinya menyambut positif kegiatan tersebut dan akan mendukung secara penuh pelaksanaannya.

“Pencak silat ini adalah seni beladiri asli Indonesia yang wajib dijaga dan dikembangkan sebagai salah satu warisan seni budaya yang telah dikenal di seluruh dunia”, ujar Kapolresta.

“selain sebagai olahraga dan warisan seni budaya, pencak silat ini saya yakin bisa memberikan kontribusi positif khususnya bagi para generasi muda sehingga mengurangi kegiatan yang negatif seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba”, lanjutnya.

Rencananya turnamen pencak silat “Pajajaran Open” ini akan diikuti oleh sekitar 1000 peserta dari seluruh perguruan silat yang ada di Indonesia dan ajang ini sekaligus menjadi sarana untuk mencari bibit atlit silat yang potensial untuk nantinya berkiprah di kejuaraan resmi tingkat nasional maupun internasional.(ry)