BHARATANEWS.ID | BOGOR- Dalam rangka memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia, Jemaat Ahmadiyah Indonesia melaksanakan penanaman pohon secara serentak di seluruh Indonesia, dan salah satunya di Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor. Pada Sabtu (10/01/2026).
Kegiatan ini dilakukan di berbagai wilayah oleh seluruh Jemaat Lokal sebagai bagian dari gerakan nasional pelestarian lingkungan. Aksi ini sekaligus menjadi kelanjutan Program Penanaman 100.000 Pohon yang telah dimulai sejak 19 Oktober 2025 dan akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga target tercapai. Program tersebut merupakan wujud komitmen JAI dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup dan penyelematan ekosistem hutan serta pembangunan berkelanjutan.
Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah, Zaky Firdaus Syahid, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari nilai keimanan dan pengabdian sosial.
โMenanam pohon bukan hanya aktivitas ekologis, tetapi juga tanggung jawab moral dan spiritual. Pohon adalah simbol kehidupan, harapan, dan keberlanjutan. Apa yang kita tanam hari ini adalah warisan bagi generasi masa depan,โ ujarnya.
Ia menyoroti bencana alam dan perubahan iklim yang terjadi belakangan ini, dan merupakan tugasnya untuk mengembalikan alam kepada sebagaimana mestinya, oleh karena itu gagasan tanam 100.000 pohon ini dilaksanakan.
“Ya sebelumnya pun telah terjadi berbagai bencana alam dan ini menunjukkan kepada kita betapa pentingnya menjaga keseimbangan alam, dan kita telah menghadapi pemanasan global yang mana dampaknya berdampak juga pada siklus panen. Dan kewajiban kita mengembalikan sebagaimana mestinya”. Pungkasnya.

Sementara itu Ketua RW 02 desa cibeuteng Muara, nurhaliq, turut mengapresiasi kegiatan ini dan ia merasa sangat bersyukur karena penghijauan terlaksana diwilyahnya.
“Alhamdulillah kita bersyukur kali ini kita melakukan penghijauan, dan saya sangat apresiasi terhadap kegiatan ini” Terangnya.
Wawan Rustiawan, Ketua Komunitas Alas Menambahkan saat ini dari laporan kurang lebih ditanam 10.000 pohon di 50 Titik, dari pohon pelindung hingga pohon buah.
” Untuk sementara dari laporan kurang lebih 10. 000 pohon di 50 titik seluruh indonesia, Macam jenis bibit yaitu bibit pelindung dan bibit buah-buahan. pelindung salah satunya adalah mahoni dan trembesi juga jenis buah-buahan ini juga sebagai ketahanan pangan bagi para petani sehingga dia bisa apa menanam penghijauan juga bisa memetik hasil” Jelasnya.
Lebih lanjut Humas JAI, M sunarto, Menambahkan yang mendasari kegiatan merupakan konsen jemaah ahmadiyah untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara dan masyarakat khususnya dalam melestarikan lingkungan hidup. saat ini sekitar 37.000 pohon telah ditanam dari 100.000 pohon target yang akan ditanamkan dalam 6 bulan kedepan.
“Yang mendasari sebetulnya ini merupakan konsen jemaah ahmadiyah berkontribusi kepada bangsa dan negara dan masyarakat indonesia khususnya dalam melestarikan lingkungan hidup. kita mencanangkan pada waktu tasyakur 100 tahun Jemaah ahmadyah indonesia itu kita mencanangkan penanaman 100. 000 pohon dan sampai hari ini tadi sudah disampaikan oleh pak amir kita baru 37. 000 dan mulai hari ini sampai nanti juni kita akan menyelesaikan komitmen jemaat musim muhammadiyah ke negara dan bangsa itu sebanyak 100. 000 pohon jadi kita akan menyelesaikan dalam 6 bulan” Pungkasnya.
Melalui gerakan ini, Jemaat Ahmadiyah Indonesia berharap dapat terus berkontribusi positif bagi bangsa, memperkuat kesadaran publik terhadap isu lingkungan, serta menanamkan nilai keberlanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga bumi.
Penulis: Irpan Alkeysar






