Beranda Nasional FPS-ISI Rangkul Organisasi lokal-Internasional Untuk Ikut Mendesak Pemerintah Indonesia Mengeluarkan Moratorium Pabrik...

FPS-ISI Rangkul Organisasi lokal-Internasional Untuk Ikut Mendesak Pemerintah Indonesia Mengeluarkan Moratorium Pabrik Semen Baru

745
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID | JAKARTA- Bertempat di Hotel Millennium Jakarta , Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP-ISI) telah menyampaikan surat permohonan dukungan kepada Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk mendesak pihak Pemerintah mengeluarkan kebijakan Moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru, surat tersebut disampaikan oleh Ketua Umum FSP ISI Kiki Warlansyah yang didampingi oleh Sekretaris Tedy Ramadanus dan Bidang Advokasi Ronida dan diterima langsung oleh Sekretaris Jendral KSPI Bung Ramidi. Kamis, (25/02/21).

Surat permohonan dukungan tersebut merupakan salah satu lanjutan perjuangan FSP-ISI, sebelumnya melalui konferensi pers FSP-ISI di Kota Bogor, Federasi mempertanyakan kepada pihak Pemerintah perihal urgensi dan alasan yang kuat atas rencana pendirian Pabrik Semen Baru di Kalimantan Timur dengan kapasitas 15 Juta Ton ditengah Oversupply Semen di Indonesia sebesar 42 Juta Ton dan hal itu disampaikan secara resmi melalui Press Release dihadapan sejumlah Awak Media.

“Surat dari FSP-ISI akan segera kita tindak lanjuti, kami akan segera rapat internal dengan pengurus lainnya untuk mengambil langka-langkah yang tepat dalam menyikapi Industri Semen Nasional saat ini”, tutur Bung Ramidi pada saat menerima surat dari FSP-ISI.

Baca juga : FSP-ISI Desak Moratorium, Indonesia Oversupply Semen, Yakin Buat Pabrik Baru Lagi?

Pada kesempatan yang sama, dihadapan seluruh pimpinan Afiliasi IndustriALL, FSP-ISI menyampaikan surat permohonan dukungan kepada Global Union IndutriALL untuk ikut mendesak pemerintah mengeluarkan kebijakan Moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru, dan surat itu diterima oleh Ketua IndutriaALL Indonesia Coucil Iwan Kusmawan yang langsung disaksikan secara Virtual  oleh Annie Adviento, Regional Secretary of IndustriALL SEAO.

“Surat dari FSP-ISI akan segera kita tindaklanjuti, Permasalahan industry semen saat ini menjadi masalah nasional yg harus disikapi segera, Indonesia Council akan segera kirim suart ke IndustriALL Global Union di Genewa dan membuat percepatan pertemuan dengan FSP ISI”, tutur Iwan Kusmawan pada saat menerima surat dari FSP-ISI.

Secara Virtual dikatakan Sister Annie, dirinya akan segera melakukan diskusi di sector semen, ” kalau perlu akan dibuat kampaye secara global/internasional untuk mendesak pemerintah Indonesia menerbitkan Moratorium Pabrik Semen Baru di Indonesia”katanya.
(FSP-ISI,Ry).

Sumber : Humas FSP-ISI