Beranda Berita Pengurus Karang Taruna di Dua Desa Wilayah Kecamatan Campaka Mendatangi PT Samcon

Pengurus Karang Taruna di Dua Desa Wilayah Kecamatan Campaka Mendatangi PT Samcon

284
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|PURWAKARTA – Karang taruna Desa Campaka melaksakan audensi dengan management PT. Samcon, bertujuan Untuk mengklarifikasi dan mengkaji ulang Komitmen yang telah dibuat bersama Karang Taruna Desa Campaka dengan PT. Samcon.

Dalam hal ini tentang Rekrutmen Tenaga Kerja. Kamis (13/08/20). di ruang meeting PT. Samcon Jln Raya sadang-subang, Purwakarta.

Kegiatan audensi tersebut dipimpin langsung Ketua Karang Taruna Indonesia Desa Campaka Yayan Sahrodi S.H dan di hadiri Tomy Bustomie HRD PT. Samcon, Kapten Arm Bambang Priyambodo Danramil 1904/Cpk diwakili Serda Bazuki Babinsa Desa Cikumpay, Iptu Wasir Tardjuki Kanit Intel Polsek Campaka, Dadan Heryana S.Sos Pjs Kepala Desa Campaka dan Firmansyah,SH Ketua Bamusdes Desa Campaka.

Diketahui bahwa, beberapa yang hari lalu PT. Samcon melakukan penerimaan tenaga kerja dan tidak berkoordinasi dengan lingkungan yaitu Desa Campaka dan Desa Cikumpay.

Dalam Audensi tersebut, Pjs Kepala Desa Campaka Dadan Heryana S,Sos meminta dalam perekrutan karyawan bisa lebih terbuka agar bisa bekerja sama dengan baik.

“Agar dalam perekrutan karyawan bisa berlaku adil supaya tidak terjadi keributan di masyarakat, dan utamakan lingkungan sekitar Desa Campaka dan Desa Cikumpay supaya bisa bersinergi,” Ujarnya.

Sementara HRD PT.Samcon Tomy Bustomi menyampaikan, bahwa lokasi perusahaan terdapat di dua Desa yaitu Desa Campaka dan Desa Cikumpay. Sebagai pimpinan saya akan selalu berkoordinasi dengan lingkungan sehingga bisa menghasilkan situasi yang kondusif.

” Saat Ini, Perusahaan akan selalu menjaga kondisifitas. Sehingga dalam perekrutan karyawan akan selalu berkoordinasi dengan dua Desa yaitu Desa Cikumpay dan Desa Campaka. Soal perekrutan masih ada kuota dari Desa Campaka dan Desa Cikumpay kurang lebih 80%, sehingga kita selalu bisa di koordinasikan,” jelas Tomy Bustomi.

Masih menurut HRD PT Samcon menuturkan,  Dalam perekrutan, PT. Samcon mempunyai data warga Desa Campaka dan Desa Cikumpay, sehingga tepat sasaran,” Ungkapnya.

“belajar dari kejadian beberapa hari yang lalu, ada karyawan yang masuk kerja padahal bukan warga Desa Campaka dan Desa Cikumpay, sehingga Ini menjadi pembelajaran buat kami. Dan apabila ada perekutan maka kita akan menyaring yang lebih berkualitas. Jelas Tomi Bustomi.

Selanjutnya Widah selaku Manajer marketing PT. Samcon menambahkan, untuk proses perekrutan karyawan, tenaga ahli akan merekrut karyawan yang pernah bekerja di PT Samcon sehingga tidak perlu di training lagi.

“Kita telah selektif dengan lingkungan seperti Desa Campaka dan Desa Cikumpay dalam perekutan Karyawan, karena di perusahan sendiri tergantung kebutuhan sehingga dalam perekrutan apabila di butuhkan perusahaan maka akan mengadakan perekrutan kembali,” Ujar Wida.

Lanjut Widah menambahkan, Dalam perekrutan karyawan kita sudah mengikuti prosedur dengan lingkungan sehingga apa yg di butuhkan selalu koordinasi dengan lingkungan di dua Desa yaitu Desa Campaka dan Desa Cikumpay. Bahwa perekrutan karyawan harus mempunyai keahlian komputer dan menguasai bidangnya tentang pengoprasionalnya. Katanya.

Firmansyah,SH selaku ketua Bamusdes Desa Campaka mengatakan, Apabila ada perekrutan karyawan agar segera di konfirmasikan ke Desa Campaka dan Desa Cikumpay agar tidak terjadi gejolak di lingkungan masyarakat.

” Jangan Sampai ada ketidakpercayaan terhadap karang taruna, di karenakan masyarakat mengetahui. Untuk komunikasi kedepannya agar bisa lebih baik antara perusahaan dengan lingkungan. Ungkapnya.

Yayan Sahrodi, SH ( Boyan Red ) ketua Karang Taruna Indonesia Desa Campaka mengatakan, apabila ada perekrutan karyawan perusahaan,  diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap lingkungan kedua Desa. Agar bisa berlaku bijak dan bisa berkomunikasi dengan lingkungan.

” Dalam Perekrutan karyawan perusahaan harus mempunyai sistem dengan kedua Desa. Agar warga kedua Desa dan Karang Tarunanya dilibatkan dalam perekrutan. Jangan melalui orang – orang yang tidak jelas,” Jelas Boyan sapaan akrab yayan sahrodi, SH.

Boyan berharap, agar dalam perekrutan karyawan pihak perusahaan harus bisa berkomunikasi dengan dua Desa yaitu Desa Campaka dan Desa Cikumpay.

Intinya, Sambung Boyan dalam perekrutan karyawan agar warga Desa Campaka dan Desa Cikumpay dilibatkan supaya tidak terjadi mis komunikasi untuk kedepannya,” tutup Boyan.

Adapun hasil kesepakatan aundensi tersebut,
untuk penerimaan karyawan dibagi 3, yakni Karang Taruna Indonesia Desa cikumpay 50 %, Karang Taruna Indonesia Desa Campaka 30% dan 20 % untuk Perusahaan.(***)