Beranda Berita Harga Cabai Anjlog, Petani Di Lereng Gunung Slamet Kabupaten Pemalang Merugi

Harga Cabai Anjlog, Petani Di Lereng Gunung Slamet Kabupaten Pemalang Merugi

319
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|PEMALANG – Anjlognya Harga Cabai di pasaran membuat Petani di Lereng Gunung Slamet Pemalang selatanĀ  merugi, hingga puluhan juta Rupiah. Dalam hal ini lantaran naiknya biaya pemeliharaan dan turunya harga jual, (jumat, 5/6/2020)

Mensiasati hal ini, petani mesti menghemat biaya dengan tidak memaksimalkan biaya pemeliharaan, biarpun berpengaruh dengan hasil panen

Rohman Petani Cabai asal Desa Gunung sari kecamatan Polosari Kabupaten Pemalang jawa tengah, mengaku merugi hingga puluhan juta Rupiah. Karena murahnya harga cabai, sedangkan harga pupuk dan obat obatan diwilayahnya naik.

Rohman Petani Cabai asal Desa Gunung sari kecamatan Polosari Kabupaten Pemalang

“Harga cabai dari petani pedagang membelinya dengan harga 3.000 rupiah, sedangkan biaya penanaman dari awal hingga panen, perbatang pohan mencapai 5.000 Rupiah. Sedangkan satu batang pohon menghasilkan rata2 satu kilo cabai “terang Rohman saat di temui di kantor Balai Desa batur sari.

Petani berharap adanya campur tangan pihak pemerintah membantu menaikan harga jual cabai sehingga petani tidak merugi (sk)