Beranda Berita Utama Dampak Kemarau Panjang, Sangat Dirasakan Warga Paninggaran – Pekalongan

Dampak Kemarau Panjang, Sangat Dirasakan Warga Paninggaran – Pekalongan

416
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|PEKALONGAN – Musim kemarau panjang rupanya sangat dirasakan pada sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan. Diantaranya wilayah Paninggaran, kebutuhan air bersih ternyata menjadi masalah pilu, di Dukuh Siberuk Desa Lambanggelung Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah.

Kondisi tersebut, ternyata menjadi perhatian khusus dari Babinsa Koramil 13/Paninggaran. Sertu Miswan membantu warga berbondong-bondong untuk mengambil air bersih yang ada di kawasan hutan pinus milik Perhutani yang jaraknya kurang lebih 1.3 Kilometer dari pemukiman warga, Minggu 8/9/2019.

Dalam hal ini, Danramil 13/Paninggaran, Kapten Cpm Abdul Khamim menjelaskan, bahwa sekitar 65 KK dan 307 jiwa warga Dukuh Siberuk Desa Lambanggelung dalam beberapa pekan terakhir sangat kekurangan air bersih, disebabkan kemarau panjang, sehingga sumur-sumur milik warga banyak yang mengalami kekeringan.

“Untuk Mendapatkan air bersih, Warga Harus mengambil air dari mata air terdekat yg Berada di hutan pinus milik perhutani yang tidak pernah kering walaupun kemarau panjang. Termasuk sumur-sumur warga juga sudah banyak yang kering karena kemarau panjang. untuk itu, demi kebutuhan air bersih mereka memanfaatkan sumber mata air terdekat yang jaraknya kurang lebih 1,3 kilometer di area perkebunan milik perhutani,”jelas Danramil. Minggu 8/9/2019.

Menjelaskan lebih lanjut, Kapten Khamim sebelumnya masyarakat Dukuh Siberuk Desa Lambanggelung, Pada hari Rabu, 4 september, BPBD Kabupaten Pekalongan juga membantu sebanyak satu truk tangki yang berisi 5000 liter bersih, namun itu pun belum cukup untuk memenuhi kebutuban, sehingga masyarakat berinisiatip untuk mengambil air bersih dari sumber terdekat.

“Upaya Koramil bersama warga dibantu Forkompincam Paninggaran dan aparat Desa setempat untuk membuat saluran air, dengan pipa peralon dan membuat bak penampungan air, agar air bisa mengalir sampai ke pemukiman warga dan bermanfaat untuk masyarakat kedepan” pungkasnya. (niko)