BHARATANEWS.ID|PURWAKARTA – Para pendemo mendatangi perusahaan PT Lion Metal yang berada di wilayah desa cilandak, Purwakarta. Pendemo yang terdiri dari beberapa lembaga seperti Ormas LMP, Gmbi, Laskar NKRI, Gibas, Laskar Komando, Pager Nusa, dan Lpksm. Dalam tuntutannya meminta terkait pengelolaan Limbahnya.
Dalam demo tersebut terlihat muspika Cibatu, karang taruna desa cilandak, kapolres purwakarta dan jajarannya. Dan kehadiran Kapolres Purwakarta untuk menjembatani para Pendemo dari Aliansi Kian santang dan masyarakat desa dengan perusahaan. Akhirnya beberapa perwakilan dari peserta pendemo dan masyarakat desa, melakukan musyawarah dengan pihak perusahaan.

Aliansi Kian santang meminta kepada pihak perusahaan jangan mengadu domba dengan masyarakat desa. Selama perusahaan berdiri, pihak karang taruna setempat pun tidak bisa masuk ke perusahaan.
Menurut Koordinator Pendemo H. Elan sopian dari Aliansi,” bahwa urusan amdal yang lama belum diperbarui, dan belum di tanda tangani oleh bupati. Menurut informasi perusahaan akan melakukan pengeboran air (artesis) di lokasi perusahaan, dan akan merugikan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dan koordinator Aliansi Kian Santang menambahkan, bahwa Perusahaan pernah memberikan janji kepada Aliansi Kian santang, sampai saat ini sudah 4 bulan berjalan. Dan aliansi sudah beberapa kali melakukan rapat dengan perusahaan, tapi cuma janji saja.
Aliansi kian santang berharap kepada perusahaan, jangan sekali kali membenturkan pihak lingkungan dengan Aliansi Kian santang. Karena kehadiran Aliansi Kian santang untuk meminta hak yang sudah di janjikan perusahaan.(**/ft)





