Beranda Berita Utama Camat Dan Kapolsek Panyingkiran Menghadiri Acara Pembubaran Paskibra 2019

Camat Dan Kapolsek Panyingkiran Menghadiri Acara Pembubaran Paskibra 2019

316
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|MAJALENGKA – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) kecamatan Panyingkiran tahun 2019 telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab,  yaitu mengibarkan bendera merah putih pada peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan republik Indonesia yang ke 74 dilapangan kecamatan Panyingkiran.

Selanjutnya hari ini 09.00 wib Selasa, 20 Agustus 2019 Paskibra kecamatan Panyingkiran secara resmi dibubarkan oleh camat Panyingkiran Yuyus Kusmaya, S. Sos dan didampingi Kapolsek Panyingkiran AKP H. Sukanto, SH.

Dalam sambutannya camat Panyingkiran Yuyus Kusmaya, S. Sos menuturkan, ” terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak sehingga paskibra kecamatan Panyingkiran dapat menjalankan tugas dan berjalan dengan lancar dan sukses. Dalam acara tersebut juga diserahkan Piagam penghargaan dan Uang Kadeudeh,” pungkasnya.

Kemudian Kapolsek Panyingkiran AKP H. Sukanto, SH saat di konfirmasi mengatakan, ” saya ucapkan terima kasih kepada para Paskibra kecamatan Panyingkiran, yang tanpa lelah berlatih dibawah terik matahari, dan sukses mengemban tugas pada hari bersejarah Bangsa Indonesia. Ini adalah bukti bahwa para Paskibra mengabdi pada nusa dan bangsa, semua di lakukan karena kecintaan pada indonesia,” katanya.

Dea Tresnadiya gadis asal sekolah SKM negeri 1 Panyingkiran mengatakan, ada hal yang paling penting berkesan saat dirinya menjadi bagian dari anggota Paskibra, karena jadi Paskibra bukan cuma bikin senang, tapi juga khawatir. Khususnya saat proses pengibaran bendera itu sendiri. Takut tidak sesuai dengan yang diinginkan meski sudah latihan berkali – kali. Para Paskibra dari mulai seleksi sampai bisa menjadi anggota Paskibra, mereka di ajarkan untuk disiplin dan memiliki rasa nasionalisme terhadap negara.

Yusin Adi Wiguna selaku danton Paskibra saat di konfirmasi menuturkan, ” bagi saya makna kemerdekaan itu pentingnya rasa saling menghormati dan menghargai. Hal itu menjadi pengingat bahwa sebuah perjuangan yang dilakukan dengan sungguh – sungguh pasti akan berhasil,” katanya. (nano)