Beranda Berita Utama Mengedukasi Tentang Ketenagakerjaan Sembari Buka Bersama DPC SPN Kota Bogor

Mengedukasi Tentang Ketenagakerjaan Sembari Buka Bersama DPC SPN Kota Bogor

749
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Serikat Pekerja Nasional Korwil Kota Bogor mengundang Paguyuban Bogor Golf Club untuk mengahadiri buka puasa bersama SPN di Sekertariat DPC SPN Kota bogor, Jalan Haur Jaya II, Kota Bogor, (25/05/19)

Pantauan Bharatanews.id, sebelum diadakannya acara buka bersama, DPC SPN Kota Bogor mengenalkan Serikat dan memberikan sosialisasi edukasi mencakupi ketenagakerjaan kepada seluruh anggota Paguyuban yang notabene pekerja di Bogor Golf. Pasalnya kurang lebih 70 pekerja yang hadir terlihat antusiasme yang ditunjukan baik caddy dan karyawan Bogor Golf terlihat memadati Sekertariat DPC SPN Kota Bogor.

Disisi lain, Ketua DPC SPN Korwil Kota Bogor Budi Mudrikah menyampaikan selamat atas terbentuknya Paguyuban Bogor Golf Club
” Alhamdulilah setelah bulan kemarin sebelum bulan Ramadhan sudah terbentuk organisasi tersebut , nanti kita akan adakan pengukuhan untuk dilantik dalam struktur Serikat Pekerja dan setelah itu nanti kita akan mengelurakn SK sehingga nanti kita akan daftarkan di Dinas Ketenagakerjaan” Tuturnya

Di tempat yang sama, Budi Mudrikah menjelaskan menjelaskan perihal hak-hak yang semestinya dipenuhi oleh pekerja diantaranya hak mendapatkan upah yang layak, berkaca dalam aturan undang-undang ketenagakerjaan segala aspek yang namanya kesejahtraan dalam aturan tersebut harus terpenuhi. Karena dalam prinsip, tujuan dan konsep Serikat pekerja adalah untuk mensejahktaran setiap anggota dan keluarganya dengan cara menegakan dan penerapan aturan yang ada.

“Bila aturan sudah ditegakan, saya punya keyakinan bahawa yang namanya kesejatraan walaupun belum 100℅ terpenuhi kesejahtraan tapi minimal bisa mendekati garis kesejahtraan, contoh saja dengan adanya penerapan upah minimum yang di Kota Bogor dapat sedikit terangkat kesejahtaran, dari pada yang terjadi saat ini dan dari apa yang kita dengar dari teman-teman yang ada masih jauh dari kata minimal”keluhnya

Lebih lanjut, Ketua DPC SPN Korwil Kota Bogor menuturkan “Kalau misalkan target kita bisa diberlakukannya upah minum saja, sudah sedikit saja mendekati sejahtera meskipun belum sejahtera, meskipun masih sebatas upah saja, karena masih banyak yang harus dipenuh, seandainya aspek ini sudah terpenuhi maka aspek-aspek lain akan mengikuti contoh saja, hak kita seperti BPJS Ketenegakerjaan, BPJS Kesehatan lalu ada hal-hal lain untuk kesejahtraan seperti uang makan diganti dengan kantin ,transport diganti dengan uang transportasi dan lainnya, itu adalah upaya-upaya serikat untuk mendekati sejahtera”tuturnya

“Tidak mungkin suatu seseorang mendirikan suatu perusahan kalau konsekuensinya belum paham, sekarang mendirikian perseoran pasti mempunyai tujuan mendapakatkan keuntungan sebanyak-banyaknya tapi disitu ada regulasi yang harus dipatuhi aturannya oleh pengusaha, tapi bila belum siap menjadi pengusaha jangan jadi pengusaha”pungkasnya di DPC SPN Kota Bogor kepada Bhatanews.id (Ry)