Beranda Berita Utama Sat Pol Airud Polres Buleleng Cari Dua Nelayan Asal Penuktukan Dan Anturan

Sat Pol Airud Polres Buleleng Cari Dua Nelayan Asal Penuktukan Dan Anturan

758
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|BULELENG – Setelah dikabarkan hilang Ketut Suwinana(50) saat melakukan aktifitas melaut di perairan Desa Penuktukan Kecamatan Tejakula oleh anaknya bernama Made Ariman(25) pada Senin(20/5) sekitar pukul 02.00 wita, hingga Jukung yang digunakan oleh korban ditemukan hanya berisi beberapa alat pancing dan tanpa Nahkoda.

Suwiana saat itu pergi melaut bersama anaknya pada Minggu (19/5) pukul 16.00 wita dengan masing- masing membawa Jukung dan peralatan tangkap ikan. Ketika di tengah laut Ariman yang bersama temennya pisah dengan sang ayah dari Rumpon 1 ke rumpon 2 untuk melakukan pemancingan ikan.

Setelah berselang beberapa jam ditengah laut Suwiana mencari anaknya untuk berpamitan mendahului pulang, beberapa jam kemudian sang anak bersama temenya menyusul. Diperjalan pulang pukul 04.30 terlihat Jukung ayahnya namun tidak terlihat Suwiana diatas Jukung tersebut. Ariman pun melakukan pencarian berjam- jam hingga sampai pagi dan tiba kepinggir pantai tanpa mengajak sang ayah. Kemudian pihak korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tejakula dan langsung melaporkan ke Sat Pol Air.

Anggota Sat Pol Air Pos Tejakula kemudian langsung ke TKP, karena cuaca pencarian terhadap anggota Kelompok Nelayan KUB Mina Karya Sejahtera Desa Penuktukan kemudian hari ini Selasa (21/5) pukul 08.00 wita Sat Pol Airud Polres Buleleng melakukan pencarian bersama Basarnas Buleleng.

Plt Kasat Pol Air Polres Buleleng yang di pimpin langsung oleh AKP I Wayan Parta seijin Kapolres Buleleng ketika di konfirmasi mengatakan,

” Tadi malam anggota melaporkan, bahwa ada nelayan hilang diperairan Desa Penuktukan. Dan kita lakukan pencarian hari ini dengan Kapal milik Mr Rene Winger warga Jerman yang tinggal di Bali Villa Dive Resort Desa Sambirenteng”ujar I Wayan Parta.

 

Tim yang terbagi tiga melakukan penyisiran dengan di bantu TNI- Al dan nelayan Tejakula langsung menyisir perairan dengan jarak 3 mil dari bibir pantai ketengah laut. Pencarian terhadap korban Ketut Suwina pun hingga berakhir pada pukul 12. 00 wita tanpa menemukan tubuh korban.

Atas peristiwa tersebut Kanit Patroli Pol Air Iptu Dewa Sadnyana yang didampingi Plt Kasat Pol Air Polres Buleleng kembali menghimbau kepada para nelayan untuk tetap dalam melakukan aktifitas ditengah perairan agar selalu mengenakan Life Jacket,

” Sebenernya kita telah sering himbau para nelayan untuk menggunakan life jacket setiap pertemuan di Kelompoknya kita sosialisasikan. Sepertinya para nelayan mengabaikan saran- saran yang telah kami sampaikan, nah kalau sudah kejadian seperti ini yang susah keluarga. Kita harapkan para Nelayan mari jaga keselamatan saat dilaut”ujar Kanit Patroli Dewa Sadnyana. (gede. S)