BHARATANEWS.ID|OPINI – Pulau kalimantan terkenal dengan hutan tropis serta memiliki sumber daya alam yang terbanyak di indonesia. Flora dan fauna ekotis juga ditawarkan oleh bumi kalimantan. Pada awal mulanya, pulau ini dihuni oleh orang-orang dayak sebagai suku asli kalimantan.
Biasanya mereka tinggal didalam hutan dan hidup secara nomaden. Namun saat ini perubahan dan arus modernisasi telah membawa beberapa masyarakat asli suku dayak untuk bergaul dengan berbaur menjadi satu dengan masyarakat dari berbagai suku
diperkotaan.
Sungai memainkan peranan yang sangat penting dalam komunikasi dan
ekonomi penduduknya. Sebagian besar masyarakat tinggal dan berpusat disepanjang aliran sungai termasuk juga kegiatan mereka dan rumah-rumah mereka.
Wacana kalimantan dipilih sebagai ibukota merupakan langkah strategis bagi perkembangan ekonominasional. Pemindahan ibukota atau pemisahaan pusat pemerintahan dengan pusat bisnis dan keuangan akan berpengaruh terhadap tatanan sosio-ekonomi dan budaya masyarakat.
Menghadapi perubahan itu memerlukan waktu panjang untuk beradaptasi, pemerintah pasti akan membuat grand design dan telah memikirkan secara komprehensif termasuk mengatur tatanan hidup masyarakat kedepannya.
Memang sudah menjadi prioritas pemerintah indonesia dalam penerapan pemerataan pembangunan disetiap penjuru nusantara. Salah satu prioritas utamanya adalah serius menjaga dan mengoptimalkan pertumbuhan perekonomian nasional.
Tentu, keseriusan pemerintah ini perlu diapresiasikan, khususnya dalam menjaga dan meningkatkan perluasan ekonomi nasional. Karena, selama ini kita tahu bahwa kekuatan ekonomi nasional hanya berpusat di Jawa dan Sumatera saja, dan sudah selayaknya pemerintah kita menerapkan perekonomian merata disetiap penjuru nusantara.
Apabila kekuatan ekonomi nasional merata, pastinya masyarakat indonesia otomatis akan sejahtera dalam tingkat ekonominya dan juga mampu membuka peluang pekerjaan disetiap daerah.
Dan, saya yakin pemerintah indonesia punya solusi cerdas dalam merangkai kekuatan ekonomi nasional. Kalau kita bandingkan dengan negara Asia, indonesia justru bisa terbilang cukup kuat untuk tingkat ekonominya. Maka, dengan perbandingan itulah,
indonesia harus lebih serius lagi dalam mengoptimalkan pemerataan pertumbuhan ekonominya sampai ke ujung negeri.
Dengan adanya rencana pemindahaan ibukota tersebut selain memiliki maafaat pemerataan ekonomi tentunya akses teknologi dan infrastruktur akan merata juga.
Akibatnya, ada lebih banyak wilayah yang berubah status menjadi kota. Pada akhirnya persebaran Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas bakal meluas sehingga mendatangkan dampak positif bagi perekonomian dan lingkungan sosial disekitar ibukota yang baru.
Kalau suatu hari nanti kalimantan berubah jadi ibukota, maka Masterplan Presiden Ir.Soekarno pada awal masa kemerdekaan indonesia menjadi kenyataan. Ada beberapa catatan terkait pulau kalimantan ini diantaranya kalimatan merupakan pulau besar yang aman di indonesia, jauh dari zona gempa dan gunung berapi. Tidak seperti pulau jawa, pulau sumatera, pulau sulawesi, dan pulau-pulau lainnya yang menjadi langganan gempa tiap tahunnya.
Penulis berharap agar bangsa kita selalu menjaga, menerjemahkan dan melaksanakan prinsip politik Berdikari yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. (red)
Oleh : Eko Surya Effendi
(Ketua PC HPN Purwakarta)





