BHARATANEWS.ID | INDRAMAYU- Langkah tidak biasa dilakukan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam upaya mengatasi masalah hama tikus yang meresahkan para petani. Pemerintah Kabupaten Indramayu melepas ribuan ekor ular di sejumlah area persawahan sebagai strategi alami untuk mengendalikan populasi hama tersebut. Pada Jum’at (15/08/2025).
Pelepasan ular dilakukan di beberapa kecamatan sentra pertanian, seperti Losarang, Kandanghaur, dan Balongan. Jenis ular yang dilepaskan mayoritas adalah ular sawah dan ular hijau yang dikenal efektif memburu tikus, selain ular, ada pula biawak dan burung hantu yang dilepaskan untuk memperbaiki rantai makanan dan mengurangi hama tikus.

Menurut Bupati, kebijakan ini diambil setelah keluhan petani terkait serangan tikus semakin meningkat, yang menyebabkan kerugian panen hingga puluhan persen.
“Penggunaan ular ini adalah metode pengendalian hayati yang ramah lingkungan. Kita ingin mengurangi ketergantungan pada racun kimia yang berisiko mencemari tanah dan air,” ujar Bupati dalam keterangan persnya.
Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu menjelaskan, sebelum dilepas, ular-ular tersebut telah diperiksa kesehatannya oleh tim ahli untuk memastikan tidak menimbulkan ancaman bagi warga. Masyarakat pun diimbau untuk tidak membunuh ular tersebut demi efektivitas program.
Hal ini mendapatkan perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, dan Ia berterima kasih atas ikhtiar yang dilakukan bupati Indramayu untuk atasi problematika petani.
“Saya mengucapkan terima kasih, bapak telah berikhtiar menyelesaikan problem petani,” Ujarnya.
(Penulis : Irpan alkeysar)






