Beranda Berita Wabup Batang Segera Khitankan Anak Korban Kebakaran Rumah

Wabup Batang Segera Khitankan Anak Korban Kebakaran Rumah

132
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID | BATANG – Nasib nahas menimpa keluarga Tarpian (60) warga Dukuh Ampel Gading, Desa Gemuh Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang.

Pasalnya, selama tiga hari menjelang khitan anaknya, rumah yang ditempati 4 anggota keluarga habis dilalap sijago merah, Selasa siang (19/1/21) lalu.

Semua barang berharga tidak ada yang bisa diselamatkan. Segala sesuatu yang telah dipersiapkan untuk acara khitanan ludes tak tersisa, kerugianya ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Penyebab kebakaran yakni konsleting listrik saat rumahnya ditinggal pergi untuk mencari pakan ternak.

Mendengar hal tersebut Wakil Bupati (Wabup) Batang, Suyono tergugah untuk sambangi warganya, Jumat (22/1/2021).

Ia menguatkat korban musibah agar tabah dalam menghadapi ujian dari Allah SWT.

“Anak yang akan dikhitan harus tetap dilaksanakan dan jangan ditunda. Saya siap membantunya,” kata Suyono.

Suyono mengaku sudah biasa sebelum jadi Wabup mambantu mengkhitankan warga yang kurang mampu.

”Mengkhitankan anak yang kurang mampu sudah saya lakukan sejak zaman dulu saat masih di anggota DPRD. Ini terus saya lakukan sebagai bentuk amal ibadah dan sebagai bentuk pelayanan pada masyarakat,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Wabup Suyono juga menawarkan bagi siapa saja warga Batang yang akan mengkhitankan anaknya, jika mengalami kesulitan ekonomi, dirinya siap membantu.

“Biaya khitan saya siap bantu, tapi tidak termasuk biaya pesta hajatannya,” ungkapnya.

Tak hanya biaya khitan, orang nomer dua di Batang melengkapi bantuan dengan bingkisan berisikan sarung, peci dan sedikit uang untuk anak yang dikhitan.

“Hadiah hanya sebagai penyemangat telah berani dikhitan sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah kepada kita sebagai umatnya” imbuhnya.

Suyono juga menghimbau kepada warganya agar tetap waspada bahaya bencana alam di musim penghujan.

“Fenomena alam diawal tahun ini harus lebih berhati-hati, karena intensitas hujan yang tinggi serta angin kencang bisa menyebabkan kerusakan, tetap waspada dan tingkat imun, jaga protokol keaehatan dan juga iman kita,” pungkas Suyono. (Adm)