Beranda Berita Seorang Wali Murid Mengeluh Terkait Penahanan Ijazah di MA Sunan Kalijogo Bawang

Seorang Wali Murid Mengeluh Terkait Penahanan Ijazah di MA Sunan Kalijogo Bawang

244
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|BATANG – Seorang wali murid di Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Sunan Kali Jogo Bawang, Kabupaten Batang. Dalam hal ini mengeluh atas ditahannya ijazah anaknya, akibat belum melunasi tunggakan administrasi keuangan. Padahal ijazah tersebut sangat diperlukan untuk melamar pekerjaan.

Khuzaemh (43) warga Kambangan Kecamatan Blado Kbupaten Batang mengatakan, ijazah anaknya atas nama Yusuf (19) sampai saat ini belum bisa diambil dari sekolah.

“Saya hanya bisa berharap agar pihak sekolah bisa memberikan keringanan kepada saya. Karena keadaan ekonomi saya sangat minim, ditambah pada situasi pandemi seperti saat ini,” pasras Ibunda Yusuf, Senin 14/09/2020.

Tidak hanya itu, Khuzaemah juga membeberkan, bahwa selama Ijazah anaknya (Yusuf) ditahan, pihak sekolah juga meminta biaya tambahan sebesar 25 Ribu.

“Terus terang saya juga keberatan atas kebijakan sekolah, yang memberlakukan aturan selama ijazah belum diambil. Kami harus bayar denda administrasi yang kata pihak sekolah,  untuk perawatan ijazah sebesar 25 ribu per bulan” tambahnya kepada Bharatanews.id.

Sementara Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Sunan Kalijaga, Ahmad Munir S.Pd. S.Ag ketika ditemui awak media dikediamannya membenarkan, bahwa pihak sekolah menahan ijazah siswa karena tunggakan administrasi.

“Itu kami terapkan bertujuan untuk pengikat antara siswa dan sekolah. Maka ijazah ditahan sebagai kepercayaan, dan hal tersebut sudah kesepakatan lisan dengan wali murid,” Tepisnya.

Terkait dengan denda administrasi 25 ribu tiap bulan, selama sebagai perawatan penitipan ijazah pihak sekolah tidak melakukan kebijakan tersebut.

“Memang hal itu dulu pernah kami lakukan, namun kebijakan itu dicabut. Dan sampai saat ini saya tidak tau, apakah hal itu masih berjalan apa tidak. Karena yang mengurusi administrasi adalah petugas Tata Usaha (TU),” tutupnya. (Bams)