Beranda Berita Penerima BSP Banyak Mengadu Tidak Ada Saldo Selama 2-5 Bulan

Penerima BSP Banyak Mengadu Tidak Ada Saldo Selama 2-5 Bulan

484
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|LEBAK – Sejumlah penerima program Bantuan Sembako Pangan (BSP) atau yang dulu BPNT, di Malingping banyak mengadu tidak menerima sembako, pasalnya dalam kartu BSP yang mereka pegang tidak ada saldo ketika ingin ditukarkan sembako pada agen e-warung, dan hal ini sudah berlangsung terhitung selama dua sampai lima bulan ke belakang dari saat ini.

Liah, penerima manfaat BSP asal desa Malingping Utara mengaku sudah 3 bulan berturut-turut tidak dapat bantuan sembako, dirinya merasa aneh jika saldo rekening kartunya kosong.

“Sudah 3 bulan berturut-turut saya ga dapat beras, tiap saya ke E-warung dikatakan saldonya kosong, memang bukan saya aja pak, ada beberapa orang lainnya juga sama. Aneh disaat yang lain dapat bantuan sembako bahkan uang juga saya dengar ada 500 ribu, tapi yang saya mah ga ada, mana keadaan jangankan Corona, tidak Corona pun bagi kami sangat susah,” ujarnya.

Dirinya juga menuturkan sudah berusaha bertanya kemana-mana namun tidak menemukan jawaban perihal tersebut.

“Saya sudah kesana kemari mempertanyakan mengapa saldo saya kosong, namun semua pihak tidak ada yang bisa menjawab,” tukasnya.

Terpisah, Yati penerima BSP di Desa Malingping Selatan mengalami hal yang sama, saldo pada kartu BSP miliknya tidak ada tanpa ada kejelasan.

“Sudah 5 bulan saya tidak menerima beras dan sembako, tiap ke E-warung ketika di gesek bilangnya ga ada saldo. Anehnya tidak ada yang bisa menjelaskan kenapa saldo saya kosong,” ungkapnya.

Pegiat sosial kemasyarakatan di Malingping, Momon Supriadi membenarkan hal tersebut, dirinya pun mempertanyakan hal tersebut namun tidak ada jawaban dan solusi dari semua pihak terkait mengapa hal tersebut terjadi.

“Betul banyak warga mempertanyakan ke saya ketika tidak bisa mencairkan sembako, memang variatif, ada yang 2-5 bulan. Anehnya, saya sudah mempertanyakan terkait hal ini kepada semua pihak, Desa, Operator Desa, pengurus E-warung dan TKSK, namun semua tidak ada jawaban dan solusi yang tepat untuk dikemukakan kepada warga yang bermasalah dengan saldo BSP yang kosong,” tegasnya. (Cex)