Beranda Berita Utama KH. Maruf Amin Memimpin Rapat Bahas Sejumlah Strategi Pengurangan Tingkat Kemiskinan

KH. Maruf Amin Memimpin Rapat Bahas Sejumlah Strategi Pengurangan Tingkat Kemiskinan

186
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|JAKARTA _ Wakil Presiden KH. Maruf Amin selaku Ketua Tim Nasional Percepatan Penaggulangan Kemiskinan (TNP2K), menggelar rapat bersama menko dan menteri terkait membahas sejumlah strategi pengurangan tingkat kemiskinan dan penurunan stunting pasca ditetapkannya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 melalui Perpres nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024, Selasa (11/02/2020)

Dalam RPJMN telah ditetapkan target penurunan tingkat kemiskinan antara 7% (target moderat) hingga 6,5% (target optimis) pada akhir 2024.

“Untuk mencapai target tersebut pada 2024, pemerintah akan fokus pada kerangka kebijakan penanggulangan kemiskinan melalui upaya penurunan beban pengeluaran dan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat miskin,” katanya.

Program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bantuan Pangan (Rastra dan Bantuan Pangan Non-Tunai), Program Indonesia Pintar (PIP) dan Program Indonesia Pintar Kuliah (PIP-K) akan didorong untuk mendorong penurunan pengeluaran masyarakat miskin.

“Selain itu, pemerintah juga akan mendorong perbaikan jaminan sosial melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta reformasi kebijakan subsidi energi, termasuk subsidi listrik dan LPG,” jelas KH. Maruf Amin.

Untuk mendorong peningkatan pendapatan pemerintah akan mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pengembangan ekonomi lokal dan memperluas akses pekerjaan dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Upaya percepatan penurunan prevalensi anak kerdil (stunting) juga merupakan prioritas. Target kita pada akhir 2024 penurunan stunting bisa mencapai angka 14 persen.

“Oleh karena itu, saya minta kepada para Menko dan menteri terkait agar senantiasa bekerja keras, inovatif serta memantapkan koordinasi agar target tercapai pada akhir tahun 2024,” imbuh Wakil Presiden KH Maruf Amin. (**/Fito)