Beranda Berita Utama Seorang Wanita Tak Sadar Diri Setelah dianiaya Debt Kolektor di Pancur Batu

Seorang Wanita Tak Sadar Diri Setelah dianiaya Debt Kolektor di Pancur Batu

533
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|MEDAN _Ulah para petugas eksternal atau biasa disebut juga Debt Collector kerap meresahkan masyarakat, khususnya para konsumen yang nunggak dalam melakukan pembayaran angsuran(kredit macet).

Dalam aksinya para petugas eksternal acap kali melakukan penarikan unit kendaraan bermotor secara paksa dari tangan konsumen, mereka akan mengancam, mengeroyok bahkan tak segan-segan untuk mencederai para konsumen yang berusaha mempertahankan unitnya.

Debt kolektor Menjalankan Aksi Brutalnya, Kali ini Debt kolektor yang berasal dari salah satu perusahaan yang menyediakan jasa penarikan kendaraan konsumen yang menunggak. Kejadian tersebut hingga menggemparkan Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Dikarenakan terlibat baku hantam dan membuat seorang wanita harus dilarikan kerumah sakit terdekat di Pancur Batu .

Kali ini Debkoletor menjalankan aksinya dengan cara diduga korban di tabrak, sehingga bisa memberhentikan kendaraan yang akan di tarik paksa .

Hal tersebut pun terjadi di Pancur Batu , Seorang wanita asal Kabupaten Karo yang menjadi korban kebrutalan mereka, Wanita 47 Tahun sebut saja Nurmintaria terpaksa di larikan ke Puskesmas Pancur Batu karena tidak sadarkan diri diduga setelah di aniaya oknum Debt kolektor secara brutal, (22/11/2019) Sore.

Menurut informasi yang kami himpun dari lokasi kejadian, sekitar 8 orang pria berbadan tegap kejar kejaran dengan kendaran yang ditumpai oleh korban, dan setibanya di dekat simpang Tuntungan, diduga Seorang Debt kolektor berteriak dan mengaku menjadi korban takbrak lagi oleh kendaraan yang ditumpagi korban saat menuju kearah Pancur Batu.

Hal tersebut pun langsung mengundang sejumlah warga yang melintas dan berada di lokasi kejadian, seketika itu, Sang Debt kolektor pun dengan leluasa langsung memberhentikan dengan paksa kendaraan yang di incar mereka. Namun pada saat diberhentikan, sang supir pun tidak mau membuka pintu kendaraannya .

Namun secara tiba tiba diduga seorang debt kolektor langsung memecahkan kaca sebelah kanan dan langsung mengambil kunci mobil B 1075 POK, seketika itu terjadi penganiayaan terhadap penumpang di dalam mobil tersebut .

Pasca kejadian, menurut pengakuan sopir Indra Ginting mengatakan,” ada beberapa barang yang hilang dari dalam mobil yang di kemudikannya, yaitu Laptop dan sejumlah barang yang berada di box dasbord mobil xenia juga hilang,” pungkasnya.

Sementara itu , Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago saat di konfirmasi hanya mengatakan bahwa informasi dari Kanit reskrimnya bahwa korban sudah membuat laporan dan langsung mematikan telepon gengam miliknya. (**/leo)