Beranda Berita Utama Mantan Presiden Mahasiswa Universitas UHO : Musuh Kita Bukan Polisi

Mantan Presiden Mahasiswa Universitas UHO : Musuh Kita Bukan Polisi

87
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|WAKATOBI _ Puluhan mahasiswa di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi solidaritas kemanusian serta membaca doa bersama atas gugurnya dua mahasiswa Universitas Halu Uleo (UHO) pada saat melakukan aksi unjuk rasa penolakan revisi UU KPK dan RKUHP di depan kantor DPRD Sultra tiga hari lalu.

Aksi solidaritas yang digelar di Pantai Marina Wangiwangi, Sabtu (28/9/2019) sekitar pukul 20.00 Wita dan barakhir sekitar pukul 22:00 Wita. Hadir sejumlah aktivis 1998, diantaranya mantan Presiden Mahasiswa UHO periode 1999-2000, Salih Hanan.

Mereka membakar ratusan lilin untuk mengenang  Muhammad Randi (21), mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurusan Budi Daya Perikanan UHO dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Jurusan D3 Teknik Sipil UHO yang gugur dalam menyuarakan aspirasi masyarakat Indonesia.

Salih Hanan mengatakan sebagai aktivis 98 dan mantan presiden mahasiswa UHO berterima kasih kepada sejumlah mahasiswa di Wakatobi karena telah menunjukan solidaritasnya.

“Saya juga atas nama alumni, saya sangat merasa bangga karena teman-mahasiswa Wakatobi menunjukan solidarotasnya,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Ia pun mengecam tragedi berdarah tersebut karena menurutnya tidak ada satu pun komponen bangsa ini diberikan hak oleh Tuhan untuk mengambil nyawa mereka (Randi dan  Muhammad Yusuf Kardawi), dan menindas mereka.

“Saya berharap roh perjuangan ini jangan saja berhenti di sini. Roh perjuangan ini harus kita juangkan di mana pun kita pergi,” paparnya.

Salih Hanan menjelaskan musuh mahasiswa atau pun aktivis bukam polisi, namun saja polisi ditempatkan di situasi tersebut.

“Musuh kita adalah ketidakadilan, pelanggaran hak asasi manusia, penindasan terhadap masyarakat, bukan pada organisasi atau orang. Maka mari kita renungkan diri agar perjuangan kita hari ini ada hikmanya,” terangnya. (**/ft)