Beranda Berita Utama Bupati Tapsel Syahrul : Jangan Biarkan Harimau dan Orangutan Punah

Bupati Tapsel Syahrul : Jangan Biarkan Harimau dan Orangutan Punah

337
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|TAPSEL – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu mengajak semua pihak untuk dapat menjaga hutan atau tidak merusaknya, agar Harimau dan Orangutan beserta habitat lainnya yang di dalam hutan tidak punah.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara puncak peringatan hari Harimau (29 Juli) dan hari Orangutan (19 Agustus) sedunia tahun 2019, di Aula Sarasi II, Kantor Bupati Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Kabupaten Tapsel, Sumatera Utara. Kamis (29/08/2019)

Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu mengatakan, sesungguhnya hutan merupakan bagian dari alam semesta yang harus dijaga dan dipelihara dengan baik.

“Karena merusak alam semesta tanggung jawabnya berat dihadapan Allah SWT, oleh karenanya mari kita jaga alam ini agar tetap baik. Sebagaimana Islam mengajarkan untuk menjaga hubungan dengan sang pencipta begitu juga dengan manusia (hablum minallah wa hablum minannaas),” katanya.

Terkait kekayaan sumber alam Tapanuli Selatan yang dibangun PLTA Batang Toru berkapasitas 510 MW, yang merupakan program strategis nasional yang patut disyukuri, sebab tujuannya cukup baik memenuhi energi baru terbarukan 35 ribu MW, dan sebagai upaya mengurangi emisi karbon dan penggunaan fosil.

Dalam kesempatan itu, Syahrul mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpikir cerdas dan memandang sesuatu itu harus secara konfrehensif.

“Jangan bermain di atas gendang orang lain yang kerap mempertentangkan tetapi harus dikolaborasi,” pintanya.

Sementara Communications and External Realation Direktor PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) Firman Taufik yang hadir dalam acara ini mengatakan PLTA Batang Toru yang mereka kerjakan ini merupakan PLTA yang ramah lingkungan.

“PLTA Batang Toru sebagai langkah konkrit menerapkan perjanjian Paris untuk setiap negara mengurangi emisi karbon. Dapat mengurangi emisi gas rumah kaca mencapai 1,6 juta metrik ton CO2 atau 4% target sektor energi Indonesia pada tahun 2030,” jelasnya.

Bupati menyerahkan secara simbolis berupa peralatan pendukung kegiatan konservasi biodiversitas di wilayah Ekosistem Batang Toru dari Direktur PT NSHE kepada Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSD Sumut).

Hadir Wabup Tapsel H. Aswin Efendi Siregar, mewakili Forkopimda, anggota DPRD Tapsel Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, Sekda Tapsel Parulian Nasution, Kepala KSDA Wilayah III Padangsidimpuan Gunawan, lembaga peduli lingkungan seperti BBKSDA, JAMM, Lintas Cakrawala, KPA Forester, Srimpi, pelajar baik tingkat SD, SMP, SMA dan guru sekolah serta undangan lainnya. Informasi dihimpun dari Humas dan Protokol Tapsel. (NanG)