Beranda Berita Utama Jalin Silaturahmi , Tenaga Pendidik Dan Kependidikan SMP Negeri 4 Sumberjaya Gelar...

Jalin Silaturahmi , Tenaga Pendidik Dan Kependidikan SMP Negeri 4 Sumberjaya Gelar Halal Bihalal

670
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|MAJALENGKA – Setelah libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Tenaga Pendidik dan Kependidikan SMP Negeri 4 Sumberjaya Kabupaten Majalengka kembali masuk kerja. Meskipun kegiatan belajar mengajar baru efektif pada Senin (17/6/2019).

Namun seluruh Tenaga Pendidik dan Kependidikan baik PNS maupun Honorer di Sekolah tersebut sudah mulai masuk kerja di hari pertama, Senin (10/6/2019).

Dihari pertama masuk kerja itu diisi dengan kegiatan halal bihalal Idul Fitri 1440 Hijriyah. Kegiatan tersebut diadakan di dua lokasi yakni di lingkungan sekolah setempat dan di salah satu rumah makan lesehan yang berada di Desa Cisambeng Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka.

Halal bihalal dihadiri Kepala SMP Negeri 4 Sumberjaya, Wakil Kepala Sekolah, guru, Staf Tata Usaha dan penjaga Sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Negeri 4 Sumberjaya, Arjaya menyebutkan halal bihalal bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan utamanya saling maaf memaafkan.

“Dengan adanya halal bihalal ini kita semua sama-sama membersihkan hati. Sehingga, dengan momentum Idul Fitri 1440 Hijriyah, kita semua membuka lembaran baru dan semangat baru untuk menjadi insan yang lebih berguna terutama didunia pendidikan sesuai bidang kita sebagai tenaga pendidik dan kependidikan di SMP Negeri 4 Sumberjaya ini,” paparnya.

Selain itu Arjaya juga menyampaikan pengarahan umum terkait peningkatan mutu pendidikan SMP Negeri 4 Sumberjaya. Termasuk di dalamnya pembuatan program layanan pendidikan tahun pelajaran 2019/2020 mendatang.

“Halal bihalal Idul Fitri 1440 Hijriyah ini bertepatan dengan momentum tahun ajaran baru 2019/2020. Karena itu, kami sekaligus memaksimalkan kesempatan ini untuk mengajak para guru menyiapkan diri untuk memberikan layanan pendidikan sebaik mungkin di tiap Mata Pelajaranya masing-masing,” tuturnya.

Dikatakannya, Halal Bihalal seakan telah menjadi tradisi bagi Umat Islam di Indonesia. Setiap kali selesai menjalani ibadah puasa ramadhan dan memasuki Hari Raya Idul Fitri, antar sesama muslim saling meminta maaf atas kemungkinan adanya kesalahan terhadap sesama. Tradisi ini kemudian berkembang dengan nama “Halal Bihalal”.

Dijelaskannya, Makna Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam pandangan Islam, tidak dibebani oleh dosa apapun. Kelahiran seorang anak, diibaratkan seperti secarik kertas putih. Orang tuanyalah yang kelak akan mengarahkan kertas putih kepribadiannya.

” Dalam perjalanan hidupnya, manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa, termasuk kesalahan terhadap sesamanya,” jelasnya.

Ditambahkannya, Seorang manusia dapat memiliki rasa permusuhan, pertikaian, dan saling menyakiti. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Idul Fitri merupakan momen penting untuk saling memaafkan, baik secara individu maupun kelompok. Itulah makna Idul Fitri.

“Saya sebagai Kepala Sekolah mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga SMP Negeri 4 Sumberjaya, apabila dalam memimpin sekolah ini banyak kesalahan dan kekeliruan, begitupun saya juga memaafkan semuanya,” pungkasnya.(Nano)