Beranda Berita Utama Penderita Tumor Leher Belakang Warga Cikijing Majalengka, Akhirnya Meninggal Dunia

Penderita Tumor Leher Belakang Warga Cikijing Majalengka, Akhirnya Meninggal Dunia

626
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|MAJALENGKA – Midun (51), Pria paruh baya asal Blok Sabtu RT 001/005 Kel/Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka penderita tumor di bagian leher belakang (Punuk) akhirnya meninggal dunia.

Midun menghembuskan nafas terakhir di kediamannya sepulang dari RSUD Majalengka, Rabu (10/4/2019) sekira pukul 15.00 WIB.

Padahal, warga miskin pengidap tumor yang tidak tercover Kartu Indonesia Sehat (KIS) ini dijadwalkan akan dirujuk ke RSUP Hasan Sadikin Bandung. Namun diduga terlalu lama tidak mendapat penanganan membuat kondisi ayah satu anak ini terus ngedrop.

 

Menurut Waryono anak semata wayangnya mengatakan, pada Sabtu (6/4/2019) Bapaknya itu masuk IGD RSUD Majalengka dan sempat di rawat selama 3 hari di Rumahsakit tersebut.

” Hari Sabtu dibawa ke Rumahsakit dan dirawat 3 hari, pada hari Selasa pulang, rencananya Kamis dibawa ke RSUP Hasan Sadikin Bandung, ” ungkapnya.

Menurutnya, hari ini Rabu (10/4/2019) Bapaknya (Midun) itu dibawa kembali ke RSUD Majalengka untuk pemeriksaan sekaligus mendapatkan surat rujukan ke RSUP Hasan Sadikin Bandung, namun sepulang dari Majalengka kondisi bapaknya tersebut langsung ngedrop dan akhirnya meninggal dunia.

” Rencananya besok jam 03.00 WIB keluarga sudah sepakat, bapak mau dibawa ke RSUP Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, namun Allah berkehendak lain,” paparnya kepada Bharatanews.id saat ditemui di rumah duka.

Dijelaskannya, almarhum akan segera dikebumikan pada hari ini juga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.

Seperti diberitakan sebelumnya, ‎Midun (51) penderita tumor dibagian leher belakang (Punuk) perlu uluran tangan dermawan untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Pria paruh baya ini hanya bisa terbaring pasrah di tempat tidurnya. Pasalnya selain menderita tumor ia juga menderita lumpuh. Jangankan untuk berjalan, berdiri pun ia tidak bisa.

Beruntung karsinah istrinya dan anak semata wayang serta menantunya setia mengurus dirinya.

Sudah hampir 3 tahun pria yang bermukim di Blok Sabtu RT 001/005 Kel/Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, menahan sakit di bagian punuknya. Setiap hari tumor yang dideritanya semakin bertambah dan membesar.

” Sejak tahun 2017 saya mengalami sakit di punuk, awalnya ada satu benjolan kecil, saya kira benjolan biasa dan saya biarkan, ternyata semakin lama semakin bertambah bejolannya dan terus membesar,” ungkap Midun diamini keluarga lainnya, Minggu (31/3/2018).

Menurutnya, walaupun sudah bolak-balik masuk ke rumah sakit penyakit yang dideritanya belum juga sembuh. Pada (29/12/2017) dirinya mengaku berobat di Rumah Sakit Juanda Kabupaten Kuningan, dan pada (21/1/2018) berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

” Sebenarnya, saya sudah bolak-balik masuk rumah sakit tapi belum ada penanganan medis, hanya dikasih antibiotik dan obat pereda nyeri, ” ujar buruh tani tersebut kepada awak media di kediamannya.

Tumor yang diidap Midun terlihat semakin membesar sehingga punuknya tampak benjolan-benjolan memerah dan bernanah.

” Suami saya sangat menderita, pada malam hari dia tidak bisa tidur, selalu meraung kesakitan pada leher belakang dan kepalanya. Obat-obatan yang diberikan dokter tidak bisa menahan rasa sakitnya,” kata Karsinah istri tercintanya menambahkan.

Ironisnya, warga tidak mampu ini untuk mengobati penyakitnya menggunakan BPJS Mandiri kelas 3 yang bayar iuran tiap bulan. Midun dan Keluarganya tidak tercover Kartu Indonesia Sehat (Kis) dari Pemerintah.

Keluarga ini hanya bisa berharap kepada para dermawan untuk meringankan penderitanya.

” Saya mengharapkan, ada bantuan dari para dermawan atau Pemerintah Kabupaten Majalengka, agar suami saya bisa segera dioperasi dan pulih kembali seperti sediakala,” harap Karsinah. (Nano)