Beranda Berita Utama Polres Batang Berikan Bantuan BPBD Berupa Peralatan Penanganan Banjir

Polres Batang Berikan Bantuan BPBD Berupa Peralatan Penanganan Banjir

84
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|BATANG – Polres Batang berikan peralatan penanganan banjir kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang.

Hal itu ditunjukan dengan kehadiran Kapolres Batang AKBP Abdul Waras yang didampingi oleh Pejabat Utama Mapolres setempat berkunjung ke kantor BPBD, Kamis (20/2/2020) untuk menyerahkan bantuan peralatan penanganan banjir.

“kunjungan saya ke Kantor BPBD bersama beberapa Kapolsek bertujuan untuk memberikan supporting kepada relawan yang tulus ikhlas dalam membantu masyarakat yang sering mengalami kebanjiran disejumlah titik rawan banjir,” kata Kapolres Batang AKBP Abdul Waras.

Dijelaskan, hujan yang terus mengguyur semalaman mengakibatkan meningkatan debit air. Namun untuk sementara ini debit air sudah mulai menyusut, akan tetapi kita harus tetap waspada dengan cuaca yang masih berpotensi hujan datang lagi.

“Oleh karena itu, kehadiran kami yakni menyamakan persepsi untuk membantu masyarakat yang sedang terkena bencana. Karena kita ada untuk masyarakat,” jelas AKBP Abdul Waras.

Untuk mendukung dalam penanganan banjir Polres Batang memberikan bantuan peralatan keamanan bagi relawan guna memperlancar aktifitas dalam membantu masyarakat.

“Hari ini kita berikan bantuan berupa rompi pelampung sebanyak 10 buah dan 10 sepatu bot untuk supporting ke temen – temen relawan dan menambah fasilitas perlengkapan relawan,” tutur AKBP Abdul Waras.

Sementara, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengapresiasi Kapolres Batang beserta jajaranya yang telah Ikut membantu sejumlah peralatan dan penanganan banjir yang kini masih terjadi di Batang.

“Untuk penanganan banjir saat ini sudah mulai droping logistik yang kita serahkan lewat kelurahan,” kata Ulul Azmi.

Logistik tersebut mana kala ada yang mengungsi, lanjutnya, untuk bisa di berikan kepada korban yang terkena banjir. Tujuanya yakni, agar desa atau kelurahan mendirikan dapur umum.

“Berdasarkan data untuk pengungsi di titik pengungsian memang belum ada, tetapi ada juga beberapa masyarakat yang sudah mengungsi ditempat saudara atau tengganya,” jelasnya.

Ada sekitarnya 8 kelurahan dan desa yang mengalami kebanjiran yakni, Kelurahan Watesalit, Kesepuhan, Karangasem utara, Kelurahan Proyonanggan Tengah, Desa Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, Denasri Kulon dan Desa Klidang Lor.

“Untuk ketinggian banjir bervariasi, ada yang mencapai 50 cm di Desa Denasri Kulon dan untuk Desa Kalipucang ketinggianya 40cm,” tutup Ulul Azmi. (niko)