Beranda Berita Utama Pengamen dan Rojali (Rombongan Jama’ah Liar) Terjaring Razia Satpol PP Kota Bogor

Pengamen dan Rojali (Rombongan Jama’ah Liar) Terjaring Razia Satpol PP Kota Bogor

664
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|BOGOR – 5 Anak usia di bawah umur dan 1 sudah menginjak usia dewasa di tangkap petugas satpol PP Kota Bogor. Jumat pukul 10.14 WIB. Selanjutnya diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Bogor yang terletak di Jl. Merdeka No.142, Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (31/01/2020).

Menurut keterangan salah satu diantara mereka yang tertangkap berinisial PT (14 tahun) mengatakan, “Ketangkep gara-gara jadi Rojali (Rombongan jama’ah liar) pecinta habib bahar,” katanya.

Selanjutnya Inisial OJ (16 tahun) saat dikonfirmasi mengatakan, “iya saya lagi tidur-tiduran di saung pinggir jalan raya dan temen saya lagi ngamen trus ada si bapak (Satpol-PP) diangkut kesini (DINSOS)”, ujarnya.

Menurut Slamet (nama samaran) menjelaskan, Iya saya ngamen, karena udah ga kerja, daripada diem dirumah mending ngamen. Begitu pengakuan Slamet dari pemuda yang baru menginjak masa dewasa awal dan enggan di publis namanya.

Kata Bapak Eman Sulaiman staff rehabilitasi sosial menyampaikan kepada awak media mengatakan, “Menindaklanjuti razia satpol PP maka dinas sosial mendata yang terjaring razia tersebut,” katanya.

Masih menurut Eman Sulaiman menjelaskan, Setelah mendata, dinas sosial memfasilitasi bagi mereka yang putus sekolah untuk lanjut sekolah paket A, B atau paket C, ini kita sinergi juga dengan dinas pendidikan dan pemerintah provinsi. Kalau yang masih sekolah kita arahkan untuk jangan turun ke jalan.

“Sampaikanlah pada masyarakat saran saya ini sebagai personil dinas sosial, jangan memberikan sesuatu kepada pengamen terutama uang, kalau masyarakat memberi uang itu sama saja masyarakat mendukung mereka hidup dijalanan. Disisi lain, masyarakat merasa terganggu oleh adanya pengamen tapi masyarakat mendukung pengamen dengan memberinya uang”, ujar Eman Sulaiman.

“Ke enam anak ini bukan anak terlantar, mereka masih punya keluarga dan kemungkinan besar untuk yang Rojali itu kita akan pulangkan ke orang tuanya dan nanti kita kunjungi rumahnya tapi kalau kita ada waktu ya” pungkasnya. (Damar)