Beranda Berita Utama Menghina Profesi Wartawan, Pemilik Akun Facebook Imam Mahdi Dilaporkan Ke Polisi

Menghina Profesi Wartawan, Pemilik Akun Facebook Imam Mahdi Dilaporkan Ke Polisi

512
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|SUKABUMI – Pemilik akun facebook Imam Mahdi saat ini ditahan Polresta Sukabumi, dikarenakan dugaan penghinaan dan ujaran kebenciannya terhadap profesi wartawan di media sosial.

Satus Imam Mahdi sebagai terperiksa dan telah dilakukan pemeriksaan beberapa jam yang lalu, kini pemilik akun tersebut telah dianggap melanggar UU ITE. Dan pemilik akun tersebut tidak berkutik, ketika tim Cyber Polresta Sukabumi menggelandang ditempat kediamannya, dan langsung dibawa untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Di infokan bahwa yang bersangkutan adalah salah satu Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ), Walau demikian orang yang di anggap ODGJ ini tetap di lakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Resort Kota Sukabumi. Dan memanggil dokter spesialis jiwa, karena ada sumber keterangan bahwa orang tersebut punya riwayat ODGJ.

Para jurnalis apresiasi pada aparat penegak hukum yang tidak perlu waktu lama melakukan penangkapan terhadap orang tersebut, bahkan kurang dari 24 jam. Dan kini para rekan rekan jurnalis merasa sedikit terobati dengan telah di tangkapnya orang yang mengaku Imam Mahdi tersebut.

Menurut keterangan Humas Polresta Sukabumi, bahwa yang bersangkutan positif mengalami gangguan jiwa.

” Terkait yang di laporkan Imam Mahdi , dia adalah ODGJ dan sudah dikonfirmasi oleh dokter kejiwaan, bahwa yang bersangkutan benar benar ODGJ dan punya riwayatnya,” ungkap nya.

Sementara Heriyadi ketua IWO DPD kabupaten Sukabumi yang datang ke Polresta Sukabumi bersama Dewan Kode Etik Yopi Sulaeman di sertai dua rekan media menyampaikan, bahwa benar yang bersangkutan sudah di tangani polisi.

Sambung Heriyadi menuturkan, Saat kami akan melakukan pelaporan ,di terangkan oleh salah satu petugas kepolisian bahwa yang di maksud sudah di tangani oleh pihak kepolisian. Dan orang tersebut Positif memiliki Gangguan jiwa. Sehingga, kami tidak lanjutkan kembali pelaporannya, karena dengan adanya penangkapan tersebut. Berarti sudah ada yang laporkan dari rekan rekan media yang ada di wilkum Polresta Sukabumi.

” Namun demikian kami tetap akan memantau sejauh mana tindakan para penegak hukum untuk yang bersangkutan, apakah lanjut dengan penahan Polresta atau akan di kirim ke RS jiwa, karena orang seperti itu tidak layak berkeliaran apa lagi menggunakan medsos bisa berbahaya,” papar Heriyadi Ketua IWO kabupaten Sukabumi.

Heriyadi berharap, kasus tersebut bisa menjadi pelajaran untuk semua kalangan masyrakat agar bijak dalam menggunakan medsos, jangan sampai hal tersebut terulang kembali.

Sementara Dewan Etik IWO DPD Kab.Sukabumi menyampaikan pada awak media, agar terus memantau dan tunggu hasil berikutnya. Kita tunggu saja kelanjutan nya bersama, jangan sampai yang bersangkutan lolos dari jeratan hukum biar kapok. (Red)