Beranda Berita Utama Prestasi WTP dan Komitmen Bupati Muna Barat

Prestasi WTP dan Komitmen Bupati Muna Barat

430
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|MUNA BARAT – Usia Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) baru seumur jagung. Namun usia yang masih muda itu tak menyurutkan semangat untuk mengukir prestasi dalam pengelolaan keuangan negara. Justru sebaliknya, torehan prestasi yang mengharumkan nama daerah dilevel nasional disematkan pada kabupaten yang baru mekar tahun 2014 silam itu.

Senin, 1 Juli 2019 kabar gembira buat masyarakat Mubar datang tiba-tiba. Hari ini, Laode M. Rajiun Tumada atas nama Pemerintah Daerah Mubar untuk ketiga kalinya kembali mendapatkan penghargaan berupa predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sultra atas keberhasilannya dalam pengelolaan keuangan daerah Mubar untuk tahun anggaran 2018.

Rasa senang dan ucapan syukur kepada Allah SWT diutarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mubar. Adalah Kepala Dinas PUPR Mubar, Karimin. Ia mengatakan atas pencapaian prestasi WTP yang ketiga kalinya ini, pihaknya mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Segenap jajaran lembaga kami bersyukur kepada Allah SWT atas kekuatan dan ridhoNya yang diberikan kepada seluruh aparatur Pemda Mubar, sehingga mereka mampu menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing utamanya terkait dengan pengelolaan keuangan negara yang tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan,” ujar Karimin melalui pesan WhatsAppnya kepada bharatanews.id, Senin (1/7/19).

Kata dia, pencapaian WTP bukan urusan mudah seperti membalikkan telapak tangan. Tapi butuh kerja keras dari pimpinan sampai staf. Pencapaian WTP bagi Mubar selama tiga kali berturut-turut sejak Tahun 2016 tak lepas dari arahan, ketegasan dan kedisiplinan yang dilakukan oleh Bupati Mubar, La Ode M. Rajiun Tumada.

“Predikat opini WTP yang diterima oleh Mubar ialah bukti komitmen Pemda Mubar dalam pengelolaan keuangan negara yang menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, ketegasan dan kedisiplinan untuk mencegah praktik-praktik pengelolaan keuangan negara yang tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Karimin, capaian ini hendaknya memantik semangat dan memacu kinerja semua ASN (Aparatur Sipil Negara) khususnya Dinas PUPR Mubar selaku oraganisasi perangkat daerah (OPD). Sebab instansi PUPR ini salah satu organ yang memikul beban berat dalam mengelola belanja modal infrastruktur untuk tetap meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan prima buat rakyat.

“Hal penting dari itu adalah sumber daya manusia PUPR Mubar selalu diingatkan agar terhindar dari praktik yang melanggar aturan yang berlaku. Dengan kinerja demikian infrastruktur yang dibangun memiliki mutu yang baik dan manfaatnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat Mubar,” tutur Karimin.

Menurutnya prestasi WTP ini jangan disikapi dengan euforia. Namun penghargaan ini harus jadi pelajaran demi menunjukkan kinerja yang baiķ.

“Kita senang dengan WTP ini. Tapi ini harus dimaknai sebagai suntikan energi untuk belajar dan belajar, supaya hal-hal yang kurang dapat diatasi. Sehingga prestasi yang sama pada tahun berikutnya tetap dipertahankan,” katanya.

Karimin mengklaim, kesuksesan kegiatan pembangunan infrastruktur karena keteladanan La Ode M. Rajiun Tumada yang mewanti-wanti untuk selalu bekerja disiplin dan ulet. Lanjutnya, arahan Bupati Mubar tersebut kemudian disampaikan kepada seluruh jajaran yang ada di instansi PUPR agar lebih serius dan teliti dalam mengemban tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

“Pak bupati adalah role model (panutan) bagi kami. Beliau tak henti-hentinya menegaskan supaya kami dalam melaksanakan tugas terkait pembangunan infrastruktur dilakukan secara profesional dan rasa tanggung jawab. Atas segala arahan pak bupati kami ucapkan banyak terima kasih,” ucapnya. (Den)