Beranda Berita P3-TGAI di Desa Mekarsari Diduga Lamban Dalam Pengerjaan

P3-TGAI di Desa Mekarsari Diduga Lamban Dalam Pengerjaan

600
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|LEBAK – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3-TGAI) Daerah Irigasi (DI) Cimandiri yang berlokasi Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara diduga lamban pengerjaannya.

Pasalnya dari beberapa titik P3-TGAI yang ada, pasangan fisik yang ada di Desa Mekarsari baru dimulai dikarenakan kekurangan bahan material.

A Rifa’i, aktivis Baksel menuturkan ketika dirinya mengecek pengerjaan P3-TGAI di Mekarsari banyak kejanggalan-kejanggalan dilokasi yang ditemukan olehnya.

“Ada beberapa catatan kejanggalan ketika saya cek pengerjaan P3-TGAI di Mekarsari, diantaranya ialah lamban atau tertinggal dari proyek sama didaerah lainnya, sebagian daerah lain sudah mencapai 50-80%, tapi di Mekarsari baru mulai, dari informasi yang kami dapat dilapangan, anggarannya terlambat,” ujarnya saat menengok lokasi pada Rabu, (23/09/20).

Selain kejanggalan tersebut, A Rifa’i juga membeberkan hasil temuannya terkait bahan material program tersebut.

“Material batu yang kami lihat dikumpulkan oleh para pekerja dari sekitaran proyek, yang kami duga kualitasnya kurang bagus karena berjaket coklat, padahal batu kan pasti ada anggarannya, dan semen belum ada sehingga belum dikerjakan, ini salah satu faktor keterlambatan,” tukasnya.

Sementara itu, dari pekerja membenarkan batu hanya diambil dari sekitaran proyek dan keterlambatan dikarenakan belum ada material semen.

“Iya pak, ini batu dari sekitaran sawah saja, dan dibayar kepada yang punya tanah, kalau mengenai harga repot pak, masa satu kubik dihargai Rp 40.000 terima ditempat, padahal kalau beli pakai mobil udah terlihat tuh harganya. Belum ada semen, tapi coba tanya saja ke yang lain, saya mah cuma kerja ngangkutin batu,” ungkap seorang pekerja yang tidak mau menyebutkan namanya.

Pantauan wartawan, di lokasi P3-TGAI Mekarsari pun tidak ditemukan papan informasi. Perlu diketahui, P3-TGAI merupakan program Kementerian PUPR Direktorat Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau-Ciujung-Cidurian dengan sumber anggaran dari APBN sebesar Rp 195.000.000. Pihak P3A sebagai pelaksana dan TPM pun tidak ada dilokasi sehingga tidak dapat dikonfirmasi. (Cex)