Beranda Berita Utama Wisata Kebun Buah – Buahan Akan Hadir Di Cirende – Purwakarta Untungkan...

Wisata Kebun Buah – Buahan Akan Hadir Di Cirende – Purwakarta Untungkan Warga Setempat

258
0
BERBAGI
Contoh durian yang ditanam di wisata buah-buahan ini seperti ini

BHARATANEWS.ID|PURWAKARTA – Tanah seluas 10 hektar yang berlokasi d desa Cirende kecamatan Campaka blok Cibulao awalnya tanah yang kurang produktif saat ini sedang digarap nantinya akan disulap menjadi lahan perkebunan yang ditanami beragam pohon, kedepannya akan dijadikan wisata yang menguntungkan warga lingkungan.

“Kedepan lahan ini akan disulap menjadi wisata buah-buahan disamping wisata kuliner yang menguntungkan warga setempat. Karena nantinya lahan parkir serta pengurus kebun akan dikelola oleh warga setempat” ungkap Samsuri, Kamis (12/9).

Saat ini, lanjutnya, sedang proses penataan kebun diantaranya pembersihan ilalang, menggali lubang untuk penanaman, perataan tanah dan sebagainya ini semua pekerja dari warga setempat.

Bibit tanaman sudah siap d persemaian yang akan ditanam dilokasi wisata buah-buahan ini

“Jangan khawatir adanya wisata buah-buahan ini akan ditata sedemikian rupa untuk memajukan ekonomi lingkungan. Nantinya lahan parkir akan dikelola lingkungan serta akan disediakan tempat yang representatif untuk jualan bagi warga yang ingin berjualan” jelasnya.

Saat ini, masih menurut Samsuri, pihak pengelola sudah memberikan kontribusi bagi lingkungan bukan saja para pekerja dari warga setempat juga memberikan bantuan kepada lingkungan pada Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN).

“warga jangan merasa resah dengan adanya wisata ini justru harus bangga sebab semua prosedur sudah ditempuh dan saat ini tinggal rasakan saja apa sudah merugikan atau menguntungkan” tegas samsuri.

Saat ini wisata buah-buahan ini sedang dalam proses pekerjaan dan semua pekerja dari warga setempat. Salah satunya, Hanapi (70) warga Cisumur menuturkan, dengan adanya wisata buah-buahan ini sudah dirasakan sebab dirinya bisa bekerja dan menambah penghasilan.

“Kami bersyukur dengan adanya pekerjaan ini menambah penghasilan keluarga disamping memang kepada lingkungan cukup perhatian diantaranya penerangan sepanjang jalan dari warga ke lokasi yang cukup gelap sekarang bisa terang karena dipasang listrik oleh pengelola” ungkap hanapi.

Pekerja sedang istirahat dilokasi wisata buah-buahan yang sedang ditata semuanya dari warga setempat

Sementara, Encas (40) warga blok Cibulao mengatakan, saat ini kemarau cukup panjang dan beberapa warga kesulitan air bersih dan pengelola dengan baik hati mempersilahkan kepada warga untuk mengambil air secukupnya dan ini sangat membantu.

“Pengelola sangat membantu warga yang kesulitan air bersih karena warga diberikan secara cuma-cuma mengambilnya untuk kebutuhan sehari-hari sehingga kami semua lingkungan setuju dan sudah menandatangani adanya wisata buah-buahan ini” tegas encas.

Ketua RT 7, Kanda RT menuturkan, dari awal sampai proses saat ini pekerjaan lapangan pihak pengelola wisata buah-buahan ini sangat baik, khususnya dilingkungan selalu melibatkan warga terutama pekerjaan.

“Termasuk saya juga Alhamdulillah bisa bekerja disini untuk menambah penghasilan keluarga disamping memang perhatian kepada lingkungan baik air bersih, penerangan listrik maupun bantuan kegiatan PHBN,” kata Kanda.

Masih menurut Kanda menjelaskan, Wisata buah-buahan ini hasil kerjasama pengelola dengan desa serta lingkungan yang saling menguntungkan dimana didalamnya ada batasan waktu kerjasamanya. Kerjasama ini selama sepuluh tahun dan sudah berjalan lima tahun dengan ditanami pohon jati. Namun, tidak menguntungkan dan saat ini sedang ditata sedemikian rupa untuk dijadikan wisata buah-buahan untuk menarik pengunjung.

” Nantinya pengunjung bisa datang dan langsung memetik buah-buahan secara langsung disamping memang disediakan wisata kuliner. Adapun buah-buahan diantaranya, Durian Musangking, Duri hitam/ Oche, dan durian Bawor. Alpukat Aligator dan Kendil. Adapun Jeruk Dekopon dan Lemon California. Serta Lengkeng new kristal 2,’ jelas Kanda.

Sementara untuk karcis masuk atau parkir akan diserahkan kepada lingkungan untuk dikelola. (mas).