Beranda Berita Utama Naas Nasib Nelayan Asal Situbondo, Diduga Meninggal Saat Memasang Pipa Dilaut

Naas Nasib Nelayan Asal Situbondo, Diduga Meninggal Saat Memasang Pipa Dilaut

561
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|BULELENG – Naas nasib nelayan perantauan asal Situbondo bernama Santoso (45) yang berdomisili di Banjar Dinas . Gondol, Desa Penyabangan, Gerokgak tenggelam dan meninggal saat memasang pipa dilaut.

Santoso yang telah lama tinggal di kawasan Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Korban sehari—harinya bekerja di tambak ikan Krapu milik Kevin Hamdani (32) desa tetangga yaitu Desa Musi. Ketika itu Santoso memasang pipa paralon di laut untuk menyedot /mengalirkan air laut ke tambak krapu milik Kevin pada Senin (13/5) pagi.

Karena pekerjaan borongan dan dianggap ringan, bahkan jarak dari bibir pantai ketengah laut tempat pemasangan pipa sekitar 50 meter, Hal tersebut diambilnya oleh korban berdua bersama saksi Hasan Bashri karena disuruh oleh Abdul Mukit(45). Saat bekerja saksi Hasan melakukan penyelaman untuk memasang pipa dengan menggunakan alat bantu pernapasan berupa selang yg dihubungkan ke mesin kompresor sementara korban yang tidak bisa menyelam berada diatas perahu sampan, pada sekitar pukul 10.00 wita.

Kemudian Hasan Basri naik kepermukaan air laut namun tidak melihat korban yang sebelumnya ada di atas perahu. Tetapi saksi melihat ada selang alat bantu pernapasan sudah terhubung dengan mesin kompresor mengapung diatas air laut.

Selanjutnya saksi mencari keberadaan korban dengan menyusuri selang tersebut, dan menemukan korban mengambang tidak sadarkan diri. Dan bertepatan dengan itu ada speed boat mutiara cendana melintas. Kemudian saksi minta tolong untuk membawa korban kedarat, dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Gerokgak 1 .

Saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Gerokgak 1, tubuh korban dalam masih keadaan lemas, menggunakan baju kaos loreng merah putih, celana pendek biru dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban Santoso pun dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana saat dikonfirmasi menuturkan, pada Selasa pagi membenarkan peristiwa tenggelamnya seorang pekerja.

“ Ya benar terjadi peristiwa tenggelam seorang pekerja di Desa Musi, anggota saat itu langsung kita kontak untuk mengecek ke TKP dan memastikan kejadian. Korban diduga kehabisan napas saat menyelam memasang pipa dilaut, keluarga ketika dihubunngi mengiklaskan kepergian korban” ujar Kompol Made Widana seijin Kapolres Buleleng. (gede.S)