Beranda Berita Utama Bupati Majalengka Launching Penyaluran DD Dan ADD Tahun Anggaran 2019

Bupati Majalengka Launching Penyaluran DD Dan ADD Tahun Anggaran 2019

1295
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|MAJALENGKA – Tidak terasa Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa telah berjalan selama 5 tahun. Melalui Undang-Undang desa tersebut, desa mempunyai hak otonomi untuk mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan desanya masing-masing, yang mana pemerintahan desa (Pemdes) diharapkan secara mandiri untuk mengelola pengelolaan aset, keuangan dan pendapatan desa, pembangunan,pemberdayaan serta pembinaan kemasyarakatan yang selaras dengan rencana dan program pemerintah daerah. Demikian dikatakan Bupati Majalengka H Karna Sobahi dalam acara Launching Penyaluran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2019 di Gedung Graha Sindangkasih Kabupaten Majalengka, Jumat (29/3/2019).

Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Unsur Forkopimda serta para pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkab Majalengka, para kepala bagian Setda Kabupaten Majalengka, Camat dan Kepala desa se Kabupaten Majalengka.

Menurut H Karna Sobahi, Pemerintah pusat yang dalam hal ini Presiden Jokowi telah memberikan perhatian yang begitu besar kepada pemdes dengan memberikan anggaran berupa DD.

“Untuk tahun 2019 khusus Kabupaten Majalengka mendapatkan DD sebesar Rp. 376.682.253.000, ungkapnya.

Dikatakannya, DD tersebut setiap tahunnya naik, dan apabila dijumlahkan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 sebesar Rp. 1.258.621.925.000. Dirata-ratakan sebagian besar desa-desa memperoleh DD diatas Rp.1 Miliar.

” Selanjutnya anggaran yang akan disalurkan kepada Pemdes selain DD adalah Alokasi Dana Desa ( ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Majalengka yang besarnya ditetapkan sebesar 10% dari dana pembangunan yang diterima Kabupaten Majalengka setelah dikurangi dana alokasi khusus, ” paparnya.

Diakuinya, untuk tahun 2019 ini ADD untuk 330 desa adalah Rp. 125.039.338.000, rata-rata desa akan memperoleh antara Rp. 252.181.000 sampai Rp. 603.491.000.

” Dengan begitu banyaknya anggaran yang diterima oleh desa, saya minta perhatian Kepala desa untuk memanfaatkan DD dan ADD sebaik-baiknya,” terangnya.

Pihaknya berharap, pemanfaatan DD dan ADD untuk meningkatkan kinerja Pemdes dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, melaksanakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa sesuai dengan RPJMDes dan RKPDes yang dituangkan dalam APBDes.

” Selain itu DD dan ADD manfaatkan untuk mewujudkan kemandirian desa dengan menggali potensi yang dimiliki bersama-sama dengan komponen masyarakat,” imbuhnya.

Ditegaskannya, dalam pemanfaatan DD dan ADD, Pemdes diminta untuk menghindari penyalahgunaan keuangan desa dengan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.  (Nano)