Beranda Berita Utama Temukan Banyak Pelanggaran APK, Bawaslu Muna Barat Sebut Parpol Kurang Sadar

Temukan Banyak Pelanggaran APK, Bawaslu Muna Barat Sebut Parpol Kurang Sadar

147
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|MUNA BARAT – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut banyaknya pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampaye (APK) di beberapa wilayah Mubar disebabkan kurangnya kesadaran Partai Politik (Parpol) setempat sebagai peserta pemilu, dan belum adanya peraturan daerah (perda) terkait lokasi publik di wilayah Mubar.

“Kami sudah beberapa kali menyurat di parpol, hanya disini dari partai politik juga tidak memposisikan dirinya sebagai wadah. Jalan sendiri ini barang. Caleg-caleg juga dengan gayanya sendiri dia jalan,” ujar Ishak, Selasa (12/3/2019).

Ishak juga mencontohkan seperti APK yang terpasang di wilayah desa Mekar jaya, Kecamatan Tiworo Tengah yang belakangan ini dianggap melanggar oleh masyarakat karena terdapat di pekarangan balai desa setempat.

“Untuk lapangan SP1 kita tidak bisa menterjemahkan bahwa itu lapangan bola. Disitu ada lapangan voly berarti lapangan itu includnya adalah lapangan bola dan lapangan voly. Disitu memang pekarangan balai desa tetapi pemerintah daerah bersama KPU menetapkan bahwa itu adalah areal publik,” ujarnya, Selasa (12/3/2019).

Ishak menyadari, semerawutnya propaganda politik itu otomatis menjadi sampah visual. Sebab, pastinya akan mengurangi keindahan wajah Kabupaten Mubar.

Bawaslu sendiri, lanjut Ishak, tidak dalam kapasitas melakukan penertiban APK. Untuk itu pihaknya hanya sebatas menerima laporan lalu menindaklanjuti dengan mengecek ke lapangan dan berkoordinasi dengan Satpol PP.

“Dalam bahasa undang-undang, kami itu hanya berkoordinasi, kewenangannya tidak sampai menertibkan. Untuk penertiban, jadi ranahnya Satpol PP. Tapi kami terus berkoordinasi dengan Satpol PP dan Panwascam yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tuturnya.

Terakhir, Kata Ishak, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan satpol PP untuk membrangus pemasangan APK diluar zona yang telah ditetapkan oleh KPU di beberapa wilayah.

“Bersama Satpol PP pada Hari jumat (8/3) kita sudah melakukan penurunan APK di wilayah Kusambi dan Napano Kusambi, kemudian Sabtu (9/3) di wilayah Tikep, Tiworo Tengah dan Barangka,” pungkasnya.

Meskipun telah ditertibkan, berdasarkan pantauan jurnalis media ini masih ditemukan APK yang terpasang rapi di beberapa titik wilayah Kusambi, diantaranya di Jembatan Desa Guali dan Pertigaan Desa Bakeramba. (Den)