Beranda Berita Utama Guna Mencegah PTPS Titipan, Bawaslu Majalengka Selektif Dan Perketat Rekrutmen

Guna Mencegah PTPS Titipan, Bawaslu Majalengka Selektif Dan Perketat Rekrutmen

239
0
BERBAGI

BHARATANEWS.ID|MAJALENGKA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Majalengka menyeleksi ribuan pendaftar tenaga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) melalui kelompok kerja (Pokja) yang dibentuk Panwascam di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Majalengka.

Menurut Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Majalengka,
Alan Barok Ulumudin,
Kebutuhan PTPS se Kabupaten Majalengka mencapai 4125 orang sesuai jumlah TPS yang akan di tempati.

Pihaknya mengaku selalu mengingatkan kepada semua Pokja penerimaan PTPS untuk betul-betul menyeleksi secara personal setiap pendaftar, terutamanya keterlibatan di Partai Politik, tim sukses dan kedekatan dengan Calon Legislatif (Caleg). Karena hal ini tentu akan mempengaruhi integritas selama melaksanakan tugas.

Ditempat yang sama, Ketua Panwascam Leuwimunding, Dede Rusmana menegaskan, dimungkinkan para Caleg atau tim pemenangan Capres, Cawapres akan menempatkan orang-orangnya di PTPS untuk memuluskan strategi pemenangannya. Maka hal tersebut sebaiknya dicegah untuk meminimalisir angka pelanggaran yang dimungkinkan terjadi.

Hal senada dikatakan Ketua Pokja penerimaan PTPS Panwacam Leuwimunding,
Firman Saefatullah, adanya PTPS merupakan tuntutan undang-undang, sebagai ikhtiar untuk menjamin penyelenggaraan Pemilu 2019 yang terdiri dari pemilihan calon anggota legislatif di semua tingkatan, calon anggota DPD dan Capres dan Cawapres berjalan sesuai dengan perundang-undangan.

Firman menyebutkan dasar hukum kewenangan Pokja pembentukan PTPS diatur dalam peraturan Bawaslu RI nomor 10 tahun 2018 yang merupakan perubahan atas Perbawaslu RI nomor 19 tahun 2017, didalamnya juga memuat petunjuk teknis dan tahapan penyelenggaraan rekrutmen PTPS.

” Secara keseluruhan kecamatan Leuwimunding dibagi menjadi 205 TPS, maka secara otomatis kami akan menerima PTPS sebanyak itu melalui tahapan-tahapan yang sudah diatur oleh undang-undang pemilu, ” paparnya.

Dikatakannya, dalam pemeriksaan berkas dan tahapan wawancara, pihaknya sangat mewanti-wanti akan adanya PTPS titipan Caleg.

“Azas netralitas dan integritas para calon PTPS menjadi salah satu objek penelitian kami dalam tahapan awal ini, ” ungkapnya.

Sementara itu, Suparsa Kepala sekretariatan Panwascam Leuwimunding sekaligus sekretaris Pokja mengatakan semua keputusan di setiap tahapan, dilakukan selalu melalui rapat pleno Pokja, dengan penelitian berkas yang maksimal dan tracking secara personal para pendaftar dan harapkan menghasilkan keputusan yang betul-betul bisa dipertanggungjawabkan.(Nano)