Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Satgas TMMD Gandeng Disnakerin Berikan Pelatihan Industri Kecil

928
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | CILACAP – Dengan menggandeng  Disnakerin Kabupaten Cilacap, TMMD Sengkuyung III Kodim 0703/Cilacap menggelar pelatihan Industri kecil kepada warga Desa Wringinharjo bertempat di rumah Sutiyono, Ketua RW IV Dusun Sindeh Desa Wringinharjo Kecanatan Gandrungmangu, Senin (29/10/18).

Pelatihan yang diberikan secara langsung kepada warga mempunyai tujuan agar setelah diadakan pelatihan akan memunculkan wirausaha-wirausaha baru di Desa Wringinharjo sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat setempat.

Pemberi materi Karsono mengemukakan bahwa usaha ekonomi tersebar luas di seluruh daerah dimana  sebagian besar dilakukan oleh golongan ekonomi lemah. Oleh karenanya, industri kecil penting peranannya dalam pemerataan, perluasan penyerapan tenaga kerja, perluasan kesempatan berusaha, sampai mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, pemateri lain,  Puji  menjelaskan,  Kedudukan manusia dalam dunia usaha sangat menentukan, karena posisinya yang penting yaitu sebagai obyek juga subyek dalam proses pencapaian hasil usaha, sehingga sangat menentukan hidup matinya suatu dunia usaha. Oleh karena itu perlu mendapat perhatian khusus agar mampu meningkatkan daya saing dalam dunia usaha.

Keberadaan dunia usaha belum semuanya ditopang dengan kemampuan, keterampilan sesuai bidang usaha yang dimiliki sehingga membuat para pengusaha kurang mampu bersaing disegmen pasar tenaga kerja. ” Mencermati fenomena tersebut maka perlu pembinaan secara simultan sesuai bidang usaha yang dikembangkan, baik pada usaha industri kecil maupun menengah,”  ungkap Puji

Dengan pelatihan itu diharapkan,  para pelaku Insdutri Kecil Menengah (IKM), memiliki pengetahuan, keterampilan serta kecakapan manajemen pemasaran. Contoh sederhana yang biasanya menjadi problem bagi industri-industri kecil untuk membesarkan dagangannya,  yaitu belum memiliki kemasan, label dan merek yang menarik. Permasalahan berikutnya adalah,  harga penjualan produk belum mendatangkan laba yang wajar, saluran distribusi (perantara) belum mampu menyalurkan (mendistribusikan) dalam skala besar.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here