Komplotan Penodong Di Terminal Berhasil Di Ringkus Polsek Tanjung Priok

2004
0
SHARE

BHARATANEWS.ID|JAKARTA – Polsek Tanjung Priok berhasil meringkus komplotan penodong yang meresahkan warga biasa beroperasi Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Lima dari delapan orang komplotan yang dikomandoi oleh wanita bernama Nona Haryati (32) ini diringkus secara terpisah setelah polisi mengembangkan hasil interogasi Nona, yang telah ditangkap sejak 12 November 2018 lalu.
Selain Nona, empat pelaku lainnya yang berhasil diringkus adalah Adi bin Umar (22), Dedi Suryadi (20), dan dua pelaku di bawah umur YR alias Kucing (17) serta AG (15).

“Setelah menangkap Nona, kita kembangkan dan tangkap pelaku lainnya. Otaknya ini yang perempuan dewasa, si Nona ini. Dia yang ngajak,” kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto dalam konferensi pers di Mapolsek Tanjung Priok, Senin (26/11/2018).

Supriyanto mengatakan, Geng Nona biasa beroperasi di Terminal Tanjung Priok dan mengincar penumpang dari luar kota. Dalam sebulan terakhir, mereka sudah beroperasi selama 30 kali pada waktu subuh hari.

“Kurang lebih dari pengakuan sudah 30 kali. Itu dalam sebulan. Belum bulan-bulan yang sebelumnya,” ungkap Supriyanto.

Dalam tiap aksi penodongan, Geng Nona memancing korbannya dengan melibatkan anak di bawah umur. untuk mengemis kepada korbannya.

Ketika korban memberikan uang, pelaku lainnya langsung menyergap sang korban dan barang berharga miliknya, terutama handphone. Tak jarang mereka menodong korban dengan menggunakan pisau dapur.

“Setelah dapat mereka langsung pergi,” kata Supriyanto. Kelima pelaku yang diringkus dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (Hsby)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here