Kemenko Maritim Gandeng BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba

680
0
SHARE

BHARATANEWS.ID|JAKARTA – Dalam rangka Rencana Aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba kepada seluruh Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), dan juga para Pegawai Honorer di lingkup Kemenko Bidang Kemaritiman.

“Kami menyambut baik agenda ini, sebab narkotika itu berbahaya dan merusak apabila disalahgunakan, namun dalam taraf terbatas dan golongan tertentu juga dapat digunakan dalam dunia pengobatan , maka dari itu kita hadirkan BNN untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaanya. Kita ambil contoh bila ada diantara kalian ada yang mendapatkan obat dari apotik tanpa konsultasi ke dokter, tapi ternyata obat itu mengandung narkotika, itu tugas BNN untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaanya,”ujar Sekretaris Kemenko Bidang Kemaritiman, Agus Purwoto saat membuka acara tersebut di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Kemudian, narasumber dari BNN Andri Sardono menambahkan, bahwa saat ini pihaknya sedang giat-giatnya untuk melaksanakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada setiap instansi dan juga ke seluruh institusi pendidikan di Indonesia.

“Kenapa kami sangat gencar untuk mensosialisasikan hal ini , karena sesungguhnya seperti yang pernah dikatakan oleh Presiden Jokowi, bahwa Indonesia mengalami darurat narkoba dan beliau tidak hanya sekali mengatakan hal tersebut, tetapi dalam setiap kesempatan beliau selalu mengingatkan hal itu,” tambahnya.

Melansir data yang dikeluarkan oleh BNN, menurut hasil survey yang pernah dilakukan BNN dan Universitas Indonesia di 34 provinsi, bahwa penyalahguna narkoba di Indonesia sudah mencapai angka 3,3 juta lebih, 30 orang meninggal setiap harinya atau 11.071 orang harus kehilangan nyawanya setiap tahun dengan prevalensi 1,77 persen.

Sementara, sebaran penyalahguna narkoba pada tahun 2017 adalah, di lingkungan kerja sebanyak 1.991.909 orang (59 persen), lingkungan pendidikan sebanyak 810.267 orang (24 persen) dan lingkungan masyarakat sebanyak 573,939 orang (17 persen).

Setelah acara sosialisasi usai, para CASN dan Pegawai Honorer lingkup Kemenko Bidang Kemaritiman lalu melaksanakan tes urine dengan bantuan dari para petugas BNN. Karena diketahui pada bulan Januari 2019 mendatang, para CASN ini akan dilantik menjadi ASN di Kemenko Bidang Kemaritiman.

“Jadikanlah ini momentum yang baik untuk kita semua. Tentunya kita mengharapkan kepada seluruh CASN yang akan dilantik dan para pegawai honorer yang kemarin telah menjalani tes evaluasi, benar-benar bersih dari narkoba,” tutup Kepala Bagian Kepegawaian Kemenko Bidang Kemaritiman. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here