inilah 2 usulan flyover yang akan dibangun di Kota Depok

1760
0
SHARE

BHARATANEWS | Depok – Pembangunan 2 flyover di Depok yang dijanjikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Emil saat menggelar Shubuh Keliling (Subling) atau Shalat Shubuh berjamaah bersama warga Cinere, Depok di Masjid Jami Al Ikhlas Parung Bingung, pada hari Sabtu  (6/10/18) sontak membuat warga Depok bersuka cita dan berharap kemacetan lalu lintas di Kota Depok segera teratasi.

Respon cepat dari Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, Pemkot Depok akan mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk memastikan pernyataan Ridwan Kamil mengenai rencana pembangunan dua flyover di Depok.

“Ketika itu (pernyataan Emil) istilahnya informal. Harus ditindaklanjuti secara birokrasi, untuk itu kami akan bersurat dulu ke Beliau” ujar Idris pada Kompas.com, Rabu (10/10/2018).

Pada kesempatan lainnya saat ditanya mengenai titik rawan kemacetan di Kota Depok yang perlu segera diselesaikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok dan Dinas Perhubungan Kota Depok memiliki usulan yang sedikit berbeda.

“Yang sangat mendesak dibangun di pintu perlintaaan kereta api Jalan Dewi Sartika dan perempatan Kodim, Jalan Raya Sawangan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Kota Depok,  Manto Jorgi, Rabu (10/9).

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadan Wihana mengatakan, belum mendapatkan informasi resmi apakah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) jadi untuk merealisasikan pembangunan dua flyover di Depok.

“Kami belum ada informasi resmi, tapi kalau dilihat dari sisi kebutuhan untuk memecahkan solusi kemacetan, FO (flyover) dibutuhkan di Jalan Dewi Sartika dan merupakan jalan (milik) provinsi, satu lagi di titik Stasiun Citayam dan merupakan perbatasan Depok-Bogor,”

Sebetulnya,  untuk pembangunan fly over atau jalan layang Pemkot Depok sudah mengusulkan DED flyover ke Kementrian PUPR. Tetapi hingga kini masih belum dapat kabar.  “Tahun ini juga, dengan harapan bisa diusulkan pada Musrenbang 2019 untuk kegiatan tahun 2020,”  ujarnya.

Namun, yang jelas masalah itu akan segera dikoordinasikan dengan Walikota Depok oleh dinas bersangkutan yakni Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Kota Depok. Dan yang jelas dua titik yang akan diusulkan tersebut akan sangat signifikan mengatasi masalah kemacetan melihat kondisi setiap hari di wilayah Kota Depok.

‘Hadiah’ lain untuk Depok yaitu hibah renovasi dua pasar tradisional. Emil ingin pasar tradisional di Depok bersih dan tertata dengan baik. (RKY)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here