KDP Dan Penasehat Laskar Dewa Siap Kalahkan Paslon Bupati Bogor Ade Jaro

78
SHARE

BHARATANEWS.ID I BOGOR – Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) Gus Fauzi Ali Hanafi sebagai Ketua Dewan Pembina ( KDP) sudah secara terang terangan mendukung penuh pasangan calon nomer 2, Ade Yasin – Iwan Setiawan hal ini adalah PR besar yang akan dikerjakan oleh para penggerak roda Organisasi Masa (Ormas) Laskar Dewa, Ujar Gus Fauzi ditemui ditempat kediamannya, di Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong Bogor.

Kemenangan untuk Paslon No 2 sudah menjadi target kita yang sudah dari jauh-jauh hari sudah digerakan oleh semua pengurus dan anggota laskar dewa dan Insya Alloh paslon yg kita usung pasti menang apalagi Tokoh Bogor Barat yang sangat disegani H.Lulu Lucky Azhari sudah bergabung dengan Laskar Dewa sebagai Penasehat, kami yakin dengan sepak terjang beliau didunia Politik tidak ragukan lagi  di Bumi Tegar Beriman ini, Ucap Gus Fauzi selaku KDP Laskar Dewa.

Selama ini pasangan calon Bupati Bogor yang dipandang kuat adalah paslon Ade Yasin – Iwan Setiawan ( Hadist)  dan Jaro-Inggrit (JADI).

Ditempat terpisah, Penasehat Laskar Dewa, H. Lulu Lucky Azhari mengatakan dia siap memenangkan pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan.

Menurutnya, ” Laskar Dewa, saat ini memberikan pilihan politiknya kepada paslon Ade Yasin-Iwan. Saya sebagai penasehat tentu harus mendukung keputusan organisasi. Maka saya siap untuk memenangkan paslon ini” ujar Ki Jalu, sapaan akrab H. Lulu Lucky Azhari.

Terkait saingan terberat dalam pilkada Kabupaten Bogor, Ki Jalu mengamini, pasangan Ade Jaro – Inggit sebagai lawan terberat.

”Memang paslon Ade Jaro menjadi lawan terberat dari Ade Yasin, tapi saya siap untuk mengalahkannya. Saya punya strategi khusus untuk itu. Selama ini kan Jaro Ade menganggap saya sebagai Gurunya. Masak murid mau mengalahkan gurunya” ujar Ki Jalu sambil tersenyum.

Ditanya apa strateginya, Ki Jalu mengelak untuk menjawab. ” Kalau untuk strategi ya rahasialah. Tapi saya tahu betul bagaimana karakter kelompok pemilih di Kabupaten Bogot dan tokoh-tokohnya. Kita lihat saja nanti” tandasnya (herman/jat)