Sejumlah bangunan di Bovendigoel rusak akibat gempa 7,6 SR

74
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Dampak gempa 7,6 SR yang terjadi dini hari tadi menyebabkan sejumlah bangunan di Kabupaten Bovendigoel, Papua rusak. Di antaranya adalah masjid, pos TNI dan gedung SD. Hingga kini tak ada laporan adanya korban jiwa.

“Terdapat kerusakan bangunan 1 masjid, 1 pos TNI, gedung SD, kantor distrik, 1 rumah warga rusak di wilayah distrik perbatasan Mindiptanah, Kombut, Arimop,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan, Senin (26/2).

Selain itu, tidak ada laporan kerusakan dan dampak gempa di Kabupaten Tanah Merah, Merauke dan Oksibil. Getaran gempa di tiga wilayah tersebut hanya IV MMI (agak lemah), sehingga tidak merusak bangunan. Apalagi di tiga daerah tersebut sebagian besar rumah terbuat dari kayu dan atap seng sehingga mampu meredam gempa. Gempa dengan intensitas VII MMI (kuat) dirasakan di wilayah Papua New Guinea.

Aparat dari Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Bovendigoel sementara melakukan pendataan di distrik-distrik terdekat.

“Kami agak kesulitan mendapatkan informasi sesuai prosedural berjenjang karena sampai saat ini Kabupaten Bovendigoel belum membentuk BPBD, oleh sebab itu kami berusaha hubungi teman-teman di Dinkes dan Dinsos yang ada di lapangan,” lanjutnya.

Kondisi medan yang jauh, aksesibilitas terbatas dan jaringan komunikasi yang susah menghambat pendataan. (merdeka.com) (Rifaqih Hidayatullah).