Longsor di Semarang, 1 Rumah Ambruk dan 4 Lainnya Terancam

34
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGORĀ – Pamuji (58) warga Kalialang Baru RT 1 RW 7, Sukorejo, Gunungpati, Semarang harus siaga 24 jam karena tanah di depan rumahnya longsor. Bahkan satu rumah tetangganya sudah ambruk malam kemarin.

Tidak hanya Pamuji, ada 3 keluarga lainya yang kini was-was akibat longsor yang sedikit-demi sedikit mulai menuju rumah mereka. Setiap malam antar tetangga saling waspada jika terjadi longsor susulan.

Pamuji mengatakan longsor terjadi sudah sejak awal Februari ketika hujan mulai sering turun. Halaman rumah mereka mulai rontok.

“Pas Imlek kemarin, depan ini ambrol. Sebelumnya hujan terus,” kata Pamuji saat ditemui detikcom di rumahnya, Jumat (23/2/2018).

Kondisi salah satu rumah yang terancam longsor (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Setelah itu penghuni rumah di depan rumah Pamuji langsung memilih mengungsi. Rumah kayu yang sudah kosong itu ternyata lama-lama miring karena bagian bawah mulai tergerus.

“Itu rumah Pak Sungkono. Bawahnya sudah growong (berlubang), terus tadi malam jam 23.00 WIB ambles. Saya lihat sendiri, istri saya sampai nangis,” tandasnya.

Adanya tanah longsor di sana sangat tidak disangka oleh warga yang sudah tinggal selama puluhan tahun itu. Penanganan pun hanya bisa dilakukan swadaya dengan membuat penahan dari bambu. “Ya ini kita hanya bisa buat trucuk dari bambu,” ujarnya.

Pamuji dan warga lainnya berharap segera ada penanganan dari pemerintah daerah setempat karena kini setiap malam mereka harus selalu waspada dan tidak tenang, terlebih lagi ketika hujan turun.

“Saya masih pikir-pikir dulu untuk ngungsi. Soalnya, mau ngungsi ke mana,” tandasnya.(Detik.com) (Muhammad Fadhil)