Penyelundupan 1,6 Ton Sabu Terungkap, 8,4 Juta Jiwa Generasi Muda Diselamatkan

21
0

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Pengungkapan perdagangan gelap narkoba jaringan internasional yang dilakukan di perairan Indonesia, khususnya di Kepulauan Riau, oleh tim gabungan berhasil menyelamatkan 8,4 juta jiwa generasi muda yang ada di Indonesia.

Hal ini diketahui jika diasumsikan dalam satu gram narkoba paling sedikit dikonsumsi oleh lima orang.

Adapun tim gabungan itu terdiri dari Satgassus Polri, Direktorat IV Tipidnarkoba, Bea dan Cukai Pusat, serta Bea dan Cukai Batam.

“Ini keberhasilan yang sangat luar biasa karena kita berhasil menyelamatkan 8,4 juta jiwa generasi muda di Indonesia,” kata Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi, Selasa (20/2/2018) malam.

Pengungkapan ini tidak saja menyelamatkan generasi muda, tetapi petugas gabungan juga berhasil memutuskan mata rantai jaringan internasional yang membawa sabu bernilai sekitar Rp 2,4 triliun.

“Kapal ikan berisi jaring ketam asal Taiwan dengan bendera Singapura KM 61870 Penuin Union ini sudah sejak November 2017 menjadi target operasi kami,” ungkap Didid.

Didid juga mengakui belum bisa memastikan sabu ini hendak dikirimkan ke mana karena pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan penyidikan.

“Olah tempat kejadian sudah kami lakukan, dan untuk kapal sendiri sudah kami pasang garis police line dan dilakukan penjagaan,” ujar Didid.

Sebelumnya, KM 61870 Penuin Union berhasil diamankan di perairan Karang Helen Mars berdekatan dengan Karang Banteng, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau.

Kapal ini diamankan sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (20/2/2018), oleh Satgassus Polri serta Bea dan Cukai dengan menggunakan Kapal BC 7005.

Selain mengamankan 81 karung sabu, yang setiap karungnya berisi 20 kg sabu, petugas juga mengamankan 4 WNA asal China daratan, yaitu Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43), dan Liu Yin Hua (63). (Kompas.com) (Rifaqih Hidayatullah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here