Wapres Pimpin Rakor Evaluasi Uji Coba Jelang Asian Games 2018

36
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yang juga Ketua Dewan Pengarah INASGOC 2018, memimpin rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018 di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Senin (19/2/2018).

Agenda rapat adalah evaluasi pelaksanaan Invitation Tournament atau ajang pemanasan serta uji coba jelang Asian Games 2018 yang telah digelar pada 9-15 Februari 2018.

Ketua INASGOC 2018 Erick Thohir mengatakan ada empat hal yang menjadi perhatian pihaknya pasca test event.

Empat hal itu adalah transportasi, koneksi jaringan data, koordinasi internal, dan koordinasi eksternal.

“Penting butuh perhatian segera,” kata Erick.

Menurut dia, untuk persoalan transportasi pihaknya sudah punya alternatif solusi yakni penggunaan bahu jalan dan jalur transjakarta, termasuk meliburkan sekolah sampai mengatur jam kantor.

Sementara, untuk koneksi jaringan data, kata Erick, perlu segera ditemukan solusi.

Alasannya, ketidakstabilan jaringan mengganggu proses sistem entry data, akreditasi, games management system.

“Koneksi jaringan itu juga penting karena memegang peran penting dalam kontrol operasional di main operation center (MOC),” kata dia.

Terakhir, soal kendala koordinasi internal dan eksternal.

Erick mengatakan, untuk internal diperlukan terobosan agar sinergi antar departemen dan juga pengurus cabang olahraga terkait operasional pertandingan berjalan jauh lebih lancar.

Sementara, untuk eksternal perlu diintensifkan pertemuan dengan kementerian/lembaga pemerintah terkait sehingga bisa menghasilkan keputusan yang langsung diterapkan.

“Kendala pada koordinasi internal dan eksternal butuh perhatian khusus,” kata Erick.

Hadir pada rapat ini antara lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofyan Wanandi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. (kompas.com) (Rifaqih hidayatullah).