Gunung Sinabung Meletus, Warga Diminta Tak Panik Berlebihan

38
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo mengeluarkan abu vulkanik setinggi 5.000 meter atau 5 kilometer. Warga pun diimbau tidak panik berlebihan.

Hal itu ditegaskan langsung Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu. Menurut dia, yang perlu ditekankan kepada warga agar menjauhi zona merah dan menghentikan segala aktivitas di radius 7 kilometer dari puncak Gunung Sinabung.

“Tetap tenang, tidak perlu panik berlebihan. Jangan menyuarakan hal yang tidak sesuai dengan fakta, agar kondusivitas tetap terjaga,” kata Benny, Medan, Senin (19/2/2018).

Mengenai kemungkinan adanya korban jiwa dan jumlah pengungsi dalam peristiwa alam ini, ia menyebut pihaknya belum mendapatkan data akurat. Hingga kini personel Polres Tanah Karo masih berada di lapangan.

“Belum ada laporan (korban jiwa). Mari sama-sama berdoa dan jangan sampai ada. Untuk pengungsi, hanya sebagian saja,” ucapnya.

Kepala Bidang Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Peranginangin mengatakan, untuk pengungsi yang masih terdata ada sekitar 20 kepala keluarga yang tinggal di Desa Payung, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo.

“20 KK ini mengungsi karena panik. Mereka mengungsi, bukan diungsikan, karena kondisinya gelap gulita dan ada hujan kerikil yang melanda rumah mereka. Masih banyak juga masyarakat di Desa Payung yang bertahan,” sebutnya.

Diungkapkan Natanail, saat ini mereka masih mendata warga di wilayah terdampak erupsi Gunung Sinabung. Personel BPBD juga sedang bersiaga di akses-akses masuk menuju wilayah terdampak sambil membagikan masker kepada warga.

“Banyak masker yang kita bagikan. Lebih 50 kotak yang isinya masing-masing 1.000 lembar. Ini masih terus kita bagikan,” kata Natanail. (Liputan6..com) (Rifaqih Hidayatullah).