Sopir Bus Maut Tanjakan Emen Sempat Keluhkan Soal Rem

18
SHARE

BHARATANESW.ID | BOGOR – Kecelakaan maut di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat menewaskan 27 orang dan puluhan lainnya luka-luka. 26 Korban tewas di antaranya merupakan warga Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan yang tergabung dalam rombongan Koperasi Permata Ciputat.

Berdasarkan hasil olah TKP di tanjakan Emen, bus bernomor polisi F 7959 AA yang ditumpangi rombongan tersebut mengalami rem blong.

“Dari hasil keterangan sang sopir juga memang ada kendala remnya. Blong. Kita juga memastikan awal kejadian sampai pascamobil terbalik,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Prahoro Tri Wahyono, Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Polisi telah menggali keterangan secara intensif terhadap sopir bus bernama Amirudin. Dia mengaku sudah menyampaikan ke pihak manajemen Perusahaan Otobus (PO) terkait kendala rem bus tersebut.

“Sopir sudah menyampaikan pada saat di Lembang dan mau turun bahwa ada masalah di Bus-nya,” kata dia.

Sang sopir sempat berhenti di sebuah rumah makan untuk mengecek kendaraan. Namun mekanik perusahaan hanya menyarankan agar sang sopir mengakali kendala pada bus itu. Kecelakaan di tanjakan Emen pun tak terhindarkan.

“Sopir sudah menyampaikan minta ganti mobil karena merasa sudah ada masalah di rem bus tersebut. Tapi tak direspons oleh manajemen. Terus mekaniknya menyampaikan itu bisa diakali. Ternyata ada kebocoran di selangnya,” terangnya. (Liputan6.com) (Rifaqih Hidayatullah).