Heboh di Medsos, Ustaz di Bogor Dibacok Lagi Orang Gila, Begini Kronologisnya

227
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Isu tindak kekerasan terhadap ulama yang belakangan ramai dilakukan oleh seseorang diduga terkena gangguan jiwa alias gila terus bertambah.

Beredar kembali info di media sosial terkait seorang ustadz bernama Sulaeman yang menjadi korban pembacokan di Kp. Cijambe Desa Banyu Asih Kec. Cigudeg, Kabupaten Bogor.Berita ini sontak saja membuat geger dan perbincangan di medsos.

Hingga akhirnya sebuah klarifikasi yang beredar memuat kronologis pembacokan ustaz Sulaeman tersebut.

Menurut klarifikasi yang ditulis oleh seorang Uweisul Qarni itu kejadiannya bermula ketika pada pagi hari Ustaz Sulaeman ngopi bareng di rumah Jamhuri.

“Setelah itu Ust. Sulaiman pergi ke kebon durian untuk menunggu dan mengambil durian yang matang, tidak disangka dan diduga datang Jamhari (yg hilang ingatan tersebut) untuk mencari Jamhuri adik dari Ust Sulaiman, dengan mengacungkan golok sambil ngancam akan membunuhnya, dan terjadilah pembacokan terkena pipi bagian kanan dan kepala,” tulisnya.

Dalam keterangan itu juga dikatakan menurut Ketua BPD Desa Banyu Asih, A. Hudori, setelah kejadian tersebut korban masih sadar dan sempat berjalan pulang.

Ia mencuci darah yang berlumuran hingga ditolong Bapak Bukhari salah satu ketua RW di desa tersebut lalu dibawa ke Kantor Desa Banyu Asih.

Setelah di kantor desa dibawa ke puskesmas Rumpin oleh Kepala Desa Banyu Asih dan kemudian dirujuk ke kelinik dr. Fikri di Parung. Hingga kini korban masih dirawat.

“Sedangkan Barang bukti (golok) diamankan sdra Dori dan pelaku sedang di urus Surat – Surat untuk dikirim ke RSJ,” tulisnya lagi.

Menurut keterangan Keluarga Pelaku akan bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

“Dengan demikian mohon photo tersebut hentikan penyebarannya, kasian korban, dan mohon doanya agar korban kembali sehat dan bisa ibadah dengan semestinya warga Kp. Cijambe menanti suara merdu beliau dalam lantunan azan dan ketika menjadi imam sholat,” tutupnya.

(sta/pojokjabar) (wafi)