Dana Nganggur Pemda di Bank Capai Rp 86,2 Triliun

15
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR Nilai simpanan atau dana nganggur pemerintah daerah (pemda) di perbankan secara nasional sebesar Rp 86,2 triliun per akhir Desember 2017. Jumah ini turun dibanding realisasi November yang sebesar Rp 216 triliun.

Dari data yang diterima Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/2/2018), posisi simpanan pemda di perbankan per akhir Desember 2017 sebesar Rp 86,2 triliun menurun 60 persen atau Rp 129,8 triliun dari bulan sebelumnya.

Penurunan dana simpanan atau dana nganggur pemda secara signifikan itu disebabkan adanya realisasi pendapatan daerah pada Desember 2017 yang lebih rendah dari realisasi belanja daerah di bulan yang sama.

Realisasi pendapatan daerah akhir tahun lalu mencapai Rp 58,1 triliun, termasuk dana transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 36,79 triliun.

Sementara realisasi belanja daerah pada Desember 2017 mencapai Rp 181,86 triliun, naik sebesar Rp 80,1 triliun jika dibandingkan dengan realisasinya pada November 2017 yang mencapai Rp 105,95 triliun.

Peningkatan realisasi belanja daerah tersebut, terutama karena adanya peningkatan realisasi pelaksanaan kegiatan proyek-proyek organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan demikian, menyebabkan realisasi belanja daerah, baik belanja modal maupun belanja barang atau jasa mengalami peningkatan guna menyelesaikan pembayaran atas pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah rampung.

Dari jumlah Rp 86,2 triliun, dana simpanan di tingkat Provinsi di perbankan pada akhir Desember 2017 mencapai Rp 33,78 triliun. Dana simpanan pemda atau dana nganggur Kabupaten mencapai Rp 36,85 triliun, dan pemda Kota di perbankan sebesar Rp 15,57 triliun pada akhir Desember ini. (Liputan6) (Muhammad Fadhil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here