30 Persen Air Isi Ulang di Tulungagung Mengandung Bakteri E-coli

12
0
SHARE

BHARATANEWS.COM | BOGOR – Hasil pengawasan yang dilakukan Dinas Kesehatan tahun 2017, 30 persen depo air minum isi ulang di Tulungagung tidak layak konsumsi.

Salah satu indikatornya karena tercemar bakteri escherichia coli (e-coli).

Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Bambang Triono, setiap depo air minum isi ulang wajib punya pengawasan internal.

Sedangkan Dinkes berperan sebagai pengawas eksternal.

Secara berkala Dinkes melakukan uji sampel terhadap air dari depo isi ulang ini.

Di Tulungagung, ada 159 depo air minum isi ulang yang terdaftar.

Berdasarkan uji sampling tahun 2017, 30 persen air yang dijual mengandung e-coli.

Padahal indikator air layak konsumsi, kandungan e-coli harus nol.

“E-coli adalah indikator pencemaran tinja, baik tinja manusia atau binatang. Maka dalam uji bakteriolodi, indikator ini harus nol,” kata Bambang. (TRIBUNNEWS.COM) (Rifaqih Hidayatullah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here