Gubernur Kepri Nurdin Basirun Mengharapkan Regional Diplomatic Meeting (RDM) Dapat Mendongkrak Perekonomian Kepri

96
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | TANJUNG PINANG – Kegiatan Regional Diplomatic Meeting (RDM) di Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau diharapkan oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun menjadi momen untuk mendongkrak perekonomian di Kepri yang selama tahun 2017 ini dinilai Gubernur kurang bernasib baik. Hal ini dikatakan Gubernur saat menjamu makan siang para undangan RDM di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Selasa (14/11).

Para undangan yang hadir terdiri dari 32 anggota DPD RI, 22 Perwakilan dari Pemerintah Provinsi se Indonesia, Dubes Arab Saudi, Amerika Serikat, Azar Baizan dan Vietnam. Suasana jamuan makan siang sangat santai dan akrab. Pada kesempatan ini Gubernar menyimbangkan sebuah lagu untuk para tamunya berjudul Balada Pelaut. Sebelumnya Anggota DPD RI, Amelia Kontesa juga menyumbangkan suara emasnya dengan lagu berjudul Love Some Body.

“Hari ini Kepri sedang dilimpahi berkah karena dihadiri orang-orang penting untkuk acara Regional Diplomatic Meeting. Para anggoda DPD RI, secara politik kami minta tolong agar apa yang menjadi mimpi kami bisa diperjuangkan. Salah satunya agar segera disahkannya UU Provinsi Kepulauan, karena itu penting bagi kami dan bagi anggota Provinsi Kepulauan yang lain,” Kata Gubernur.

Atas nama masyarakat Kepri, Gubernur juga berterimakasih kepada para tamu yang hadir, serta mengucapkan selamat datang. Selain itu Gubernur menyelipkan pesan dalam sebuah kesempatan agar rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan menjadi salah satu yang bisa diperjuangkan oleh DPD RI melalui RDM.

“Melalui kegiatan ini Kepri makin dikenal, investasi insya Allah akan bertambah dan masyarakat kepri makin sejahtera tentunya. Dan rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan merupakan upaya untuk mendongkrak ekonomi Kepri. Hal ini kami harap salah satu yang perlu dibantu diperjuangkan di pusat oleh DPD RI,” harap Gubernur.

Adapun tema RDM 2017 adalah Kemitraan strategis untuk memperkuat kerjasama pembangunan dan investasi antara Pemda dan Misi Diplomatik Negara Sahabat.
Sementara itu wakil ketua DPD RI Prof. DR. Damayanti mengatakan kepada wartawan bahwa berbagai isu strategis yang akan dibahas di RDM adalah seluruh hasil usulan dari setiap Provinsi yanng menjadi peserta RDM di Lagoi.

“Isu strategis yang dibahas adalah yang diusulkan oleh 22 Provinsi yang menjadi peserta tentunya. Isu-isu tersebut akan kita perjuangkan di pusat. Seperti di Kepri masalah jembatan Batam-Bintan dan sebagainya,” kata Damayanti. (hm/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here