Alamat Perusahaan Pemenang Lelang Senilai 3,6 Milyar di ULP Kabupaten Bogor Diduga Fiktif

4889
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Alamat CV. Mitra Sukses Mandiri di Jalan Dharmais No. 22 RT 03/RW 01 Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang merupakan Pemenang tender bahan makanan bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, Tahun anggaran 2017 diduga fiktif.

Berdasarkan Penelusuran awak media, Selasa siang (17/10/2017), terungkap fakta dilapangan, keberadaan CV. Mitra Sukses Mandiri yang beralamat di Jalan Dharmais No. 22 RT 03/RW 01 Kecamatan Sukaraja yang pada tanggal (9/5/2017) lalu, di umumkan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kabupaten Bogor sebagai pemenang lelang belanja pengadaan bahan makanan pada kegiatan pengadaan makanan tambahan dan vitamin, Satuan Kerja Dinas Kesehatan, dengan Pagu paket Rp. 3.615.300.000 Milyar.
Ternyata Alamat tersebut di atas ditemukan hanya sebuah bangunan rumah pribadi yang telah direnovasi.

Menurut Dori, Salah seorang pekerja saat ditemui BogorBagus.com., menjelaskan “Bahwa rumah tersebut adalah milik Sudarmanto direktur PT. Soko Daya Mandiri yang telah dibeli sejak setahun yang lalu (Tahun 2016). Sedangkan pengumuman pasca kualifikasi lelang belanja pengadaan bahan makanan dan vitamin pada kegiatan pengadaan makanan tambahan dan vitamin yang diumumkan oleh Lembaga Pengadaan Sistim Elektronik (LPSE) Kabupaten Bogor, pada (19/4/2017) dan pengumuman pemenang Lelang oleh ULP, Kabupaten Bogor pada 9 Mei 2017 lalu.

Terkait adanya fakta ketidakjelasan alamat dan papan nama perusahaan penyedia barang dan jasa pemenang tender bernilai miliaran rupiah, sudah menjadi fenomena sumbang dunia pengadaan barang dan jasa pemerintah di negeri ini.

Untuk diketahui kebenaran alamat perusahan disaat mengikuti tender adalah menjadi salah satu tolak ukur untuk menguji lolos atau tidaknya perusahan tersebut memenangkan tender pemerintah. Bahwa betapa pentingnya kebenaran alamat dalam syarat administrasi perusahan diharuskan berbadan hukum, untuk mengantisipasi apakah perusahan tersebut bodong atau tidak. Sehingga seyogyanya sebelum diumumkan menjadi pemenang dilakukan terlebih dahuhu cek fisik perusahan, melalui cara mengunjungi kantor perusahan tersebut secara langsung dan pernyataan bukti foto kantor perusahan sebagai pembuktian kebonafid an perusahan tersebut dalam mengikuti pelelangan pengadaan barang dan jasa.

Pernyataan alamat yang jelas bagi perusahan penyedia barang dan jasa juga salah satu bagian dari syarat peserta lelang yang diatur dalam pasal 19 Perpres No. 54 Tahun 2010 jo Perpres No. 70 Tahun 2012, demikian jelasnya. Sehingga tidak ada alasan jika masih saja ada sebuah perusahan penyedia yang menjadi pemenang lelang ternyata tidak memiliki alamat dan papan nama perusahan yang jelas sesuai data Lembaga Pengadaan Sistim ELektronik (LPSE).

Dokumen perusahaan penyedia barang dan jasa harus lengkap berbadan hukum dan sah secara hukum, dari mulai Akta Pendirian, Surat Keterangan Domisili (SKDU) atau SITU, SIUP dan lainnya sesuai dengan perundangan yang berfungsi sebagai syarat kualifikasi mengikuti tender.

Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kabupaten Bogor saat di konfirmasi melalui pesan singkat (SMS) hanya menjawab “Insya Allah pokja dalam melaksanakan tugasnya tidak sembarangan dan sudah melaksanakan sesuai aturan, sehingga bisa menetapkan pemenang lelang,” ujarnya. (heri.s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here